Translate

Rabu, Juni 15, 2011

5 Alasan Mantan Kekasih Menghubungi kita lagi

Posted by Nur Abdillah Siddiq | Rabu, Juni 15, 2011 Categories:
Oke, hubungan Anda dan si dia sudah berakhir. Tapi sang mantan masih saja mengirimkan pesan teks ke ponsel Anda; lewat SMS maupun Blackberry Messenger (BBM). Hal yang dibicarakan pun tidak terlalu penting, misalnya menanyakan keadaan atau apa yang sedang Anda lakukan.

Anda pun bertanya-tanya, apa maksudnya mengirimkan pesan teks setelah putus? Ada beberapa kemungkinan, yang salah satunya mungkin sesuai dengan kondisi Anda saat ini.


1. Perasaan dan Emosi Tidak Hilang Begitu Saja
Ikatan emosional yang telah terjalin lama dan intens saat masih berhubungan, tidak bisa hilang segera setelah kekasih memutusnya. Perasaan cinta atau sayang mungkin masih tertinggal beberapa bulan bahkan tahunan setelah hubungan berakhir.


2. Merindukan Kebersamaan
Terlepas dari sang mantan masih atau sudah tidak mencintai Anda, pasti ada rasa rindu akan momen-momen yang telah dilewatinya bersama Anda walau sekecil apapun. Maka wajar saja jika mantan terkadang masih suka mengirimi SMS atau BBM, karena merasa ada yang hilang dari dirinya.


3. Merasa Bersalah
Jika si pria yang memutuskan hubungan, kemungkinan ada rasa bersalah yang menghinggapinya. Dia masih peduli dan khawatir keadaan mantan kekasihnya pasca putus. Untuk mengobati rasa bersalah itu, biasanya pria akan mengirim SMS atau BBM untuk sekedar menanyakan keadaan wanita yang pernah dicintainya.


4. 'Mengikat' Perasaan Wanitanya
Ada kalanya keputusan besar diambil saat emosi seseorang tidak stabil atau marah besar, termasuk ketika mengakhiri hubungan. Dikutip dari ezineartciles, anyak pria yang terlanjur mengucap kata 'putus' padahal dia belum yakin apakah tindakannya itu benar atau tidak. Untuk memastikannya, biasanya pria akan mencoba 'mengikat' mantannya dengan tetap mengiriminya SMS atau BBM. Kalau-kalau dia berubah pikiran dan ingin kembali padanya.


5. Tidak Ingin Putus Tali Silaturahmi
Meskipun sudah putus, pria mungkin masih ingin menjalin hubungan baik dengan mantan kekasihnya. Mungkin alasan ini terdengar klise dan sepertinya sulit dijalankan, tapi jika ada kesempatan untuk tetap berteman, pria akan mencoba berkomunikasi dengan mantan kekasihnya sesekali.

Setelah tahu beberapa kemungkinan yang paling umum, apa yang sebaiknya dilakukan? Mengabaikan atau membalas pesan teks darinya? Anda bisa melihatnya dari dua sisi. Jika Anda merasa tidak ada pentingnya memiliki koneksi dalam bentuk apapun, sebaiknya jangan merespon SMS atau BBM nya sama sekali. Lakukan hal yang sama bila menurut Anda, masih berhubungan dengannya hanya akan menambah rasa sakit.

Tapi bila Anda masih mengharapkan mantan kembali, tak ada salahnya membalas SMS nya. Namun sebaiknya Anda tidak segera membalas begitu menerima pesan teks darinya.

Dilansir ezinearticles, buat dia sedikit penasaran dengan tidak SMS atau BBM balik beberapa lama. Dengan begitu, dia akan tertantang untuk menelepon Anda. Berbicara langsung lewat telepon hanya memberinya sedikit waktu untuk memikirkan apa yang ingin diucapkan. Jadi, Anda bisa tahu perasaan dia yang sebenarnya dibandingkan hanya melalui pesan teks.

Jika Anda berniat melupakan mantan kekasih, berikut kiatnya :

SETELAH kata putus terucap, satu pertanyaan penting yang sering terlintas di benak kedua pasangan adalah “Dapatkah kembali menjalin persahabatan dengannya?”.

Pertanyaan umum itu memang sering menghinggapi benak banyak pasangan yang baru putus cinta. Dan, tidak banyak wanita yang bisa melakukannya. Pasalnya, meski bagaimana pun juga, kisah asmara telah berakhir. Sehingga, sulit rasanya untuk kembali membina hubungan baik dengan sang mantan.

Kebanyakan yang mencoba untuk tetap berteman dengan mantan, hanya ingin menjaga hubungan baik. Tentu saja, tak dipungkiri, ada kondisi tertentu di mana Anda juga masih membutuhkan kehadiran mantan kekasih karena masih ada rasa cinta yang tersisa.

Antuk melewati masa-masa sulit ini, Divinecaroline melansir sejumlah cara yang bisa Anda lakukan untuk melupakan si mantan.

Menghapus si dia dari akun Facebook Anda

Setelah Anda mengambil keputusan untuk tak lagi merajut asmara dengannya, maka untuk sedikit membuang rasa sakit hati, Anda bisa menghapus si mantan dari alamat email dan facebook. Atau, bila perlu hapus semua pesan pendek yang masuk ke handphone Anda.

Dengan begitu, ketika Anda sedang mengalami masa-masa rapuh, Anda tidak akan tergoda untuk menghubunginya. Dan, jika Anda berharap untuk mengawasi mantan dengan melacak setiap statusnya, atau saat si dia tengah online atau berpetualang dengan kencan yang baru, ada baiknya tidak melakukan itu.

Karena, hanya akan membuat Anda bertanya-tanya dengan siapa si dia sedang berbicara atau terobsesi pada wanita seperti apakah dia? Agar terbebas dari rasa sedih, akan lebih baik lagi jika Anda tidak memikirkannya lagi.

Tak perlu menghubungi si dia

Alasan untuk berbicara dengan mantan kekasih melalui telepon adalah, menunggu telepon darinya. Tak perlu lama bersedih, akan lebih baik menghapus nomornya dari ponsel Anda.

Dan, jika si dia tidak juga meninggalkan pesan untuk Anda, segera lupakan pasangan dan teruslah maju menata kembali kehidupan Anda.

Stabilkan dulu emosi Anda

Jika Anda terlalu larut dalam kesedihan dan membagikannya di status Facebook, semua orang akan tahu. Karenanya, menghindari mantan adalah hal yang wajib Anda lakukan.

Biarkan emosi Anda stabil terlebih dahulu hingga Anda siap berkomunikasi dengannya. Tapi, jika Anda melihat mantan terlalu cepat memiliki gandengan baru, maka ini bisa memberikan dampak buruk bagi Anda.

Dalam hal ini, Anda boleh menciptakan jarak dengannya. Anda pun harus menyadari bahwa tali asmara Anda dengannya telah berakhir. Jika emosi sudah stabil, hanya Anda yang dapat menentukan kapan waktu yang pas untuk bertemu atau berkomunikasi dengannya.




Fasilitas copy, ctrl + a, ctrl + c, dan klik kanan telah dimatikan (disable),
apabila hendak menyalin dan mendapatkan postingan ini
silahkan mendownload


Fullerena


Jika anda menyukai artikel ini, silahkan di link balik dengan menyertakan link berikut di situs anda . Terima kasih.


0 Reactions:

Poskan Komentar

Blog adalah suatu representasi dari individu penulisnya, baik pikiran, pengalaman, perasaan dan sebagainya (Manungkarjono, 2007). Blog juga merupakan suatu hasil karya cipta yang dilindungi UU 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta.

Langganan Lewat Email

  • RSS
  • Delicious
  • Digg
  • Facebook
  • Twitter
  • Linkedin
  • Youtube