Senin, Juni 13, 2011

self-talk memiliki pengaruh yang besar terhadap tindakan-tindakan kita. Self Talk yang negatif harus di-counter dengan self-talk positif agar kita dapat berkembang menjadi manusia yang lebih baik lagi. Contoh nyata dari pengaruh self-talk positif adalah ketika tim Manchester United yang tertinggal 3-0 di babak pertama saat melawan Tottenham pada tahun 2001. Jika saja para pemain Manchester United berkata bahwa mereka tidak mungkin menang dan menyerah, maka mereka benar-benar sudah dipastikan ‘kalah’ di babak pertama dan permainan bisa dibilang sudah ‘berakhir’. Namun justru di babak ke-2 mereka bisa membalikkan kedudukan menjadi 5-3. Inilah salah satu contoh dari efek yang luar biasa dari self-talk positif. Self-talk yang positif seperti memberikan kekuatan esktra dan energi yang positif untuk menaklukkan segala tantangan. Laut diciptakan untuk dijelajahi, gunung diciptakan untuk didaki, dan tantangan diciptakan untuk ditaklukkan.

Bagaimana cara untuk membiasakan diri dengan self-talk positif?


1. Hadapi rasa takutmu
Solusinya adalah hadapilah rasa takutmu! Seringkali sesuatu yang kamu anggap buruk sebenarnya tidak seburuk yang kamu bayangkan. Orang-orang yang sukses adalah orang yang bisa keluar dari zona nyaman mereka dan berani melakukan sesuatu yang lebih besar lagi. Jangan takut, every challenge is opportunity!

2. Hidup dalam masa kini

Terlalu larut dalam kesedihan dan penyesalan atau terlalu sering berkhayal membuat kita tidak produktif. Mulailah berkata pada diri sendiri, “apa yang harus kulakukan untuk memperbaiki kesalahanku?” agar kamu tidak selalu fokus terhadap kesalahanmu. Dan katakan juga, “apa yang bisa kulakukan untuk mencapai cita-citaku?” agar kamu tidak terlalu sering berkhayal. Berkonsentrasilah pada apa yang bisa kamu lakukan pada saat ini untuk masa depan yang lebih baik.

3. Jauhi pengaruh negatif dari luar

Pengaruh negatif yang ditanamkan dari orang luar seringkali mempengaruhi tindakan kita juga. Ketika banyak orang berkata kamu tidak akan bisa, maka kamu akan cenderung untuk menganggap kamu memang tidak mampu. Jangan pernah mendengarkan anggapan negatif ketika kamu sudah yakin terhadap apa yang kamu lakukan. Kamu lebih mengerti dirimu sendiri dibandingkan mereka.

4. Jangan batasi dirimu

“Aku tidak akan bisa mengatasi itu!” atau “Itu tidak mungkin!” adalah salah satu self-talk yang membatasi kemampuan dirimu. Gantilah pernyataan-pernyataan itu dengan pertanyaan. “Bagaimana cara mengerjakan itu?” , “Bagaimana itu bisa terjadi?”. Bangunlah rasa ingin tahu terhadap sesuatu. Walt Disney pernah berkata “saat kamu ingin tahu, kamu akan menemukan banyak hal menarik yang harus dilakukan”

5. Berlatih untuk menyangkal pikiran negatif

Apa yang kita pikirkan saat menghadapi sesuatu adalah pilihan kita sendiri. Apakah kamu menganggap suatu masalah sebagai halangan/tantangan? Apakah kamu merasa tersinggung terhadap kata-kata temanmu atau menganggapnya hanya suatu lelucon? Apakah kamu memilih untuk marah atau bersikap tenang saat menghadapi orang yang menyebalkan? Ya, sebenarnya semua itu adalah pilihan kita. Selalu berpikiran negatif hanya akan membuat kita merasa stress dan gelisah. Sangkal-lah pikiran-pikiran seperti itu dan fokuslah pada tujuan kita.

Apa saja keuntungan apabila kita membiasakan self-talk yang positif?

-Menurunkan tingkat stress
-Lebih tenang dalam membuat keputusan
-Lebih produktif
-Lebih sehat secara fisik dan mental
-Tidak mudah terpengaruh orang lain
-mampu survive di saat-saat sulit

Kesimpulan, membiasakan self-talk positif tidak akan terjadi hanya dalam satu hari, butuh latihan untuk membiasakan diri kita. Namun apabila kamu mampu melakukannya, kamu sudah memiliki modal yang cukup besar untuk menjadi orang sukses.

0 Reactions:

Posting Komentar

Blog adalah suatu representasi dari individu penulisnya, baik pikiran, pengalaman, perasaan dan sebagainya (Manungkarjono, 2007). Blog juga merupakan suatu hasil karya cipta yang dilindungi UU 19 tahun 2002 tentang Hak Cipta.

Yuk Taaruf









Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Fisika ITS, sedang menggeluti Fiber Optik dan dunia pengembangan diri. Berusaha mengabdi dan memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Blog ini adalah website pribadi Nur Abdillah Siddiq. Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Popular Posts

Yuk Baca !

Yuk Baca !