Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan. Tampilkan semua postingan

Selasa, April 21, 2015

Tidak ada bosannya melihat video ini, The last lecture of Professor Walter Lewin (MIT). You are very great teacher! Very proud of you.
Beberapa point penting yang harus diperhatikan, terutama oleh Para Pengajar dan Dosen. Bagi saya, Prof. Walter Lewin adalah dosen terbaik yang pernah saya lihat cara mengajarnya.

- On average, the preparation for one lecture is about 40 to 60 hours (Wow!). I dry run the lecture in an empty classroom with everything on the black board that I am going to write on the blackboard, pretending that there is a full class in front of me, but there is no one. And i talk to them as if there is one. I do that two weeks before the lecture. Then one week before the lecture, I dry run again. And 5.00 AM of the morning of the lecture, i am at MIT and i give the same lecturer dry run for an empty classroom when the lecture is at 10.00 AM. That's the way i prepare.

-And if u hate it (physics), it is because you have very bad teacher. I make every student, not only in MIT, but all over the world, i make them love physics ! PHYSICS is my live and art history is my love.

Thanks Professor Walter Lewin, you make me love physics!
Berikut video FOR THE LOVE OF PHYSICS.




Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika ITS, sedang menggeluti NanoTeknologi dan dunia pengembangan diri.Memiliki misi besar untuk menjadi insan yang memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Senin, April 20, 2015

Ibarat Tere Lije yang selalu mewarnai dengan kental novel-novelnya dengan pertanyaan-pertanyaan besar.
Pertanyaan besar yang muncul dari kisah dibawah ini adalah:
"Mengapa beberapa orang ditakdirkan untuk menjadi orang hebat dan mengapa beberapa orang biasa saja dan mengapa bahkan ada yang berakhir dengan 'comdemned suicide (bunuh diri)'?"
Naudzubillahimindzalik, semoga terhindar dari golongan yang ketiga.
Semoga kita semua dapat menemukan "Purpose" dalam hidup ini.
"Purpose" baik vertikal (Allah) maupun horizontal (Manusia).

Baca kisahnya berikut:
Elang Gumilang

Kisah sukses pemuda seperti Elang diIndonesia masih langka dan mungkin hanya seribu satu, karena walaupun masih berstatus mahasiswa dirinya sudah memimpin sebuah perusahaan dengan omzet bermiliaran.

Di saat mahasiswa lainnya disibukkan dengan pergulatan kuliah untuk menggapai masa depan yang lebih baik, Elang sudah mendapatkannya. Pemuda kelahiran Bogor 24 tahun lalu sudah mempunyai masa depan yang baik dengan sukses membuka lapangan kerja dan memperkerjakan ratusan orang berkat kegigihannya untuk berwirausaha.

Menurut Elang, kesuksesan yang diraihnya saat ini bukanlah datang begitu saja. Tapi usaha dengan kerja keras, karena sesuatu tidak didapatkan dengan gratis.

Semangat bisnisnya sudah terlihat sejak kecil dan bahkan naluri beriwarusahanya sangat tajam dalam melihat peluang usaha. Tak ayal dirinya sempat merasai berbagai macam pekerjaan, mulai dari berdagang donat, menjadi tukang minyak goreng, jualan bolham hingga terakhir menjadi developer properti untuk pembangunan rumah sangat sederhana.

Sejak saat itu, diapun memberanikan diri ikuttender dalam properti. Kesuksesan yang didapatkannya waktu itu menang dalam tender pembangunan sekolah dasar di Jakarta Barat senilai Rp 162 juta.

Dengan modal patungan Rp 340 juta, pada tahun 2007 Elang mulai membangun rumah sehat sederhana (RSS) yang difokuskan untuk si miskin berpenghasilan rendah. Dari penjualan rumah yang sedikit demi sedikit itu. Modalnya Elang putar kembali untuk membebaskan lahan di sekitarnya.

Elang membangun rumah dengan berbagai tipe, mulai tipe 22/60 dan juga tipe 36/72. Rumah-rumah yang berdiri di atas lahan 60 meter persegi tersebut ditawarkan hanya seharga Rp 25 juta dan Rp 37 juta per unitnya. ‪#‎SpiritIndonesia‬

Sumber : Tom Mc Ifle


Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika ITS, sedang menggeluti NanoTeknologi dan dunia pengembangan diri.Memiliki misi besar untuk menjadi insan yang memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Minggu, April 19, 2015

Saya akui dengan jujur , saya merinding dan sangat terpukul membaca cerita ini. Potret subjektif tentang sistem perkuliahan di Indonesia.
Baca dan Camkan Baik2 !

HİKAYAT KAMPUS GAJAH
Ada sebuah cerita dari negeri para gajah. Alkisah, di sana terdapat sebuah sekolah gajah paling megah di seluruh penjuru negeri. Banyak sekali gajah yang berjalan jauh demi bersekolah di kampus impian tersebut. Kampus Gajah namanya.

Pada suatu hari, akan tiba saatnya Kampus Gajah melahirkan anak-anak didiknya yang sudah selesai menempuh studi di kampus prestius itu. Hari Lahir Sang Gajah, itulah cara mereka menyebut hari wisuda di Negeri Gajah. Hari di mana Kampus Gajah akan melepas para gajah yang terdidik untuk kembali ke hutan belantara yang konon sulit dipecahkan dengan teoritika dan segala macam tetek bengek bangku kampus yang penuh hitungan rumus.

Namun, urusan ini menjadi sangat memprihatinkan. Beberapa tahun belakangan ini, banyak sekali gajah yang merasa tidak sanggup, bahkan sejak jauh-jauh hari sebelum kelulusannya, untuk kembali ke hutan belantara.

Hari Lahir Sang Gajah tak lagi penuh suka cita. Penduduk belantara begitu rindu kehadiran gajah di tengah-tengah mereka untuk mengusir rasa takut dari serbuan harimau atau musuh-musuh predator lain, tapi para gajah justru..
.
Para gajah justru berlomba-lomba mendaftarkan diri ke kebun binatang. Rela menjadi hewan peliharaan kebun binatang sehingga semuanya terjamin. Makanan, kesehatan, dan segala hal yang diinginkan gajah selain satu hal, kebebasan.

Ada pula gajah yang malah berlomba mendaftar menjadi gajah sirkus. Rela diperas tenaganya demi mengenyangkan perut para bosnya. Yang penting hidupnya aman, makanan aman, kesehatan aman, asal si gajah tidak melawan ketika diperintahkan. Dan sekian ribu gajah yang dilahirkan oleh Kampus Gajah, bisa dihitung jari jumlahnya yang mampu bertahan di belantara. Sedikit dari mereka yang kemudian menjadi kawan dekat para penghuni hutan yang lain. Mereka adalah gajah yang kemudian menjadi pelindung hutan.

Beberapa gajah mati dalam perjuangannya di belantara. Namun semua tahu, sang gajah mati terhormat. İtu pengakhiran yang baik, bukan?

Walaupun hidup di hutan belantara yang penuh ketidakpastian, hujan lebat, dan yang lain, paling tidak kehadiran gajah membuat para penjarah semakin sulit menebang pohon. Hal ini membuat para monyet begitu bergembira.

Mereka selalu senang hati memetikkan buah pisang untuk sarapan pagi sang gajah. Para burung dengan riangnya mematuki kutu di tubuh gajah ketika merumput. Sebuah keharmonisan yang utuh. Sang Macan tak akan berani mendekat, butuh kekuatan lebih untuk menaklukan binatang yang ukurannya beberapa kali ukuran tubuhnya itu. Lebih dari itu, semua warga belantara tahu, gajah tidak makan daging. İtulah rasa aman yang membuat warga belantara begitu percaya kepadanya.
Minggu depan adalah Hari Lahir Sang Gajah. Kampus Gajah telah menyiapkan pesta yang besar, tetapi warga belantara cemas tidak karuan. Beberapa tahun terakhir ini, tidak ada lagi gajah yang kembali ke hutan.

Sementara di hari yang tak jauh itu, kebun binatang dan opera sirkus membuka lowongan besar-besaran dan penawaran menarik kepada para gajah yang akan lahir. Dengan iming-iming kesejahteraan dan keterjaminan hidup, mereka berusaha merekrut para gajah untuk menjadi mesin uang yang paling cerdas.

Hari ini aku masih menjadi gajah kecil. Gading kecilku patah sebelah kanan, hadiah masa kecil atas sebuah kesalahan, tak sanggup menyelamatkan kawan kancilku yang diterkam singa. Aku seperti terbawa arus. Aku ingin sekali kembali ke belantara, atau jadi gajah sirkus?

(Kurniawan Gunadi, dalam Hujan Matahari)


Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika ITS, sedang menggeluti NanoTeknologi dan dunia pengembangan diri.Memiliki misi besar untuk menjadi insan yang memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Sabtu, April 18, 2015

Menjembatani Science dan Engineering
Tidak hanya fisika, tetapi juga kimia, statistika, bahkan biologi
Tidak hanya instrumentasi dan automasi, tapi bangunan (sipil dan arsitek), proses (tekim dan industri), energi (mesin), material (mamet), bahkan mikrokontroller dan sistem tenaga (elektro)
Ya itulah Teknik Fisika
Jembatan sains dan teknoologi, teknologi dan sains




Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika ITS, sedang menggeluti NanoTeknologi dan dunia pengembangan diri.Memiliki misi besar untuk menjadi insan yang memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Banyak sekali kejadian dan renungan-renungan menarik dalam menulis artikel ini, akhirnya setelah cukup lama vakum dalam menulis

https://warstek.wordpress.com/2015/03/27/asalmuasalmassa/

1. Tentang CERN, Laboratorium terbesar se-dunia yang ada di Swiss. CERN yang menghabiskan biaya penelitian triliunan dollar, tetapi CERN tidak sedang memutar uang, CERN menghabiskan uang. Demi nama sains? Padahal setelah terbukti ada Partikel Tuhan (Partikel Higgs), what next? Darkmatter? Tidak ada aplikasi real dari partikel Higgs (mungkin Bom Anti Materi seperti Film Angels and Demons? ). Itu semua murni untuk memenuhi rasa keingin tahuan. Tetapi ternyata aplikasinya bukan tercapai setelah tujuan utamanya tercapai, tetapi dalam usaha meraih tujuan utama itu, yakni dengan penemuan WWW (world wide web), penemuan MRI Scanner, dll. Justru perjalanannya lah yang memberi manfaat, bukan tujuan utamanya.

2. Tentang paper partikel Higgs. Apapun ide dan teorimu, diatas fondasi yang kokoh, meskipun belum terbukti sekarang, suatu saat akan terbukti. Seperti Pak Higgs yang merumuskan papernya ditahun 1964 dan baru terbukti 2012 (48 tahun!). Papernya juga HANYA 2 halaman. Tidak ada kutipannya bahkan. Paper yang kemudian menjadi pijakan untuk penganugerahan Nobel Fisika, ya paper 2 lembar.

3. Fisika merubah sudut pandang dalam melihat dunia. Lihat, ada jutaan neutrino yang masuk kedalam tubuh kita. Lihat bahwa terdapat sesuatu yang jelas tidak dapat dijelaskan melalui logika, ada peran Tuhan disana. Dari mana sumber medan Higgs sehingga kita dapat meningkatkan intensitasnya dan dapat membuat pelontar ke ruang angkasa?


"Masih belajar, saran dan perbaikan sangat dibutuhkan"


Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika ITS, sedang menggeluti NanoTeknologi dan dunia pengembangan diri.Memiliki misi besar untuk menjadi insan yang memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Bambang Setiawan, Lulusan ITB yang menjadi Pengusaha Jangkrik dengan Omzet 500 Juta Perbulan 

Membaca, tercekat, merinding, takjub, profil salah satu "gajah hutan" dalam istilah Kurniawan Gunadi. Jadi teringat dan merenungi puisi W. S. Rendra, SAJAK SEONGGOK JAGUNG

SAJAK SEONGGOK JAGUNG
Seonggok jagung di kamar
tak akan menolong seorang pemuda
yang pandangan hidupnya berasal dari buku,
dan tidak dari kehidupan.
Yang tidak terlatih dalam metode,
dan hanya penuh hafalan kesimpulan,
yang hanya terlatih sebagai pemakai,
tetapi kurang latihan bebas berkarya.
Pendidikan telah memisahkannya dari kehidupan. -->(frase puisi paling menyesakkan)
Aku bertanya :
Apakah gunanya pendidikan
bila hanya akan membuat seseorang menjadi asing
di tengah kenyataan persoalannya ?
Apakah gunanya pendidikan
bila hanya mendorong seseorang
menjadi layang-layang di ibukota
kikuk pulang ke daerahnya ?
Apakah gunanya seseorang
belajat filsafat, sastra, teknologi, ilmu kedokteran,
atau apa saja,
bila pada akhirnya,
ketika ia pulang ke daerahnya, lalu berkata :
“ Di sini aku merasa asing dan sepi !"

Berikut kisahnya

Meski tidak memiliki pengalaman dan minim pengetahuan soal budidaya jangkrik, tidak menyurutkan keinginan Bambang Setiawan untuk merambah usaha ini. Terbukti, dengan bekal keyakinan dan tekad yang kuat, kini ia sukses menjadi pengusaha jangkrik beromzet ratusan juta per bulan. Bambang, sapaan akrabnya merintis usaha budidaya jangkrik tahun 2010 dengan mengusung bendera usaha Trust Jaya Jangkrik di bawah naungan CV Jaya Tani di Cirebon, Jawa Barat.Saat itu, ia baru saja lulus dari fakultas teknik Institut Teknologi Bandung (ITB). Kendati bergelar sarjana teknik, tidak membuatnya malu ketika memutuskan menjadi peternak jangkrik.

"Begitu lulus, saya langsung pulang kampung ke Cirebon dan buat usaha setelah beberapa bulan," kata Bambang.  Saat ini, Bambang memiliki lebih dari 65 orang karyawan. Kini, ia tercatat sebagai pembudidaya jangkrik terbesar se-Cirebon. Ada pun kapasitas produksinya 200 kilogram (kg) jangkrik dan 8 kg telur jangkrik yang siap dibudidayakan. Dari usahanya ini, ia pun diganjar sejumlah penghargaan. Tahun lalu, Bambang dinobatkan menjadi pemenang Wirausaha Muda Mandiri 2014 perwakilan Jawa Barat kategori bidang usaha industri, perdagangan, dan jasa. Penghargaan ini didapat Bambang karena dinilai berhasil membuka industri peternakan jangkrik yang sebelumnya tidak pernah ada di Cirebon. Sekaligus membuka lapangan kerja bagi warga di Desa Bakungkidul, Kecamatan Jamblang, Cirebon.

Jangkrik hasil tangkarannya dipasarkan ke Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Jabodetabek. Pengiriman terbesar ke Bandung sebanyak 100 kg per hari. Kebanyakan jangkrik itu digunakan untuk pakan burung, pakan ikan hias, umpan memancing, dan ada juga yang pesan untuk dijual lagi. Ia membanderol harga 1 kg jangkrik sebesar Rp 45.000-Rp 50.000. Sedangkan telur jangkrik dihargai lebih mahal lagi. Untuk varietas jangkrik alam, harganya Rp 350.000-Rp 400.000 per kg. Sedangkan harga varietas telur jangkrik kalung sebesar Rp 325.000 per kg. Dari usaha ini, ia bisa mendapat omzet Rp 15 juta per hari. Itu belum termasuk dari penjualan telur jangkrik untuk pembibitan. Jika ditotal, Bambang bisa meraup omzet hingga Rp 500 juta per bulan.

Kendati sukses menangguk omzet besar, ia tidak lantas berpuas diri. Belakangan, ia justru ekspansi produk dengan membuat makanan olahan jangkrik. Di antaranya kerupuk jangkrik dengan merek Cricket Chips. "Baru awal Maret ini dibuat," katanya. Kerupuk jangkrik ini dibuat dalam tiga pilihan rasa, yakni original, keju, dan pedas dengan kemasan 175 gram. Harga per bungkus Rp 25.000. Lantaran baru, skala produksinya belum terlalu besar dan pemasarannya baru terbatas di wilayah Cirebon. Dalam waktu dekat, ia juga ingin meluaskan jangkauan pasarnya ke Sumatra dan wilayah lain di luar Jawa.






Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika ITS, sedang menggeluti NanoTeknologi dan dunia pengembangan diri.Memiliki misi besar untuk menjadi insan yang memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Jumat, Maret 29, 2013

Oleh : Nur Abdillah Siddiq / 2411100081

“Tiap kali kuhadapi masalah-masalah besar, yang kupanggil adalah anak muda”
(Umar Bin Khattab RA, Khalifah ke-2)

Umar Bin Khattab RA, Khalifah ke-2

Umurnya masih 18 tahun, ketika Rasulullah mengangkatnya secara langsung sebagai commander of war (komandan perang) pasukan Islam untuk menyerbu wilayah Syam. Padahal diantara prajuritnya terdapat orang yang lebih tua dari dirinya, seperti Abu Bakar, Umar Bin Khattab dan sahabat Rasulullah lainnya. Dia adalah Usamah Bin Zaid. 

Usamah Bin Zaid adalah tauladan pemuda muslim yang telah menorehkan tinta emas sejarah Islam. Selain Umar Bin Zaid, terdapat pemuda muslim cemerlang dan luar biasa lainnya seperti Tariq bin Ziyad yang kuat, Abdullah bin Mas’ud yang amanah, Abdullah bin Abbas yang berilmu, Zaid bin Tsabit yang cerdas, Ali bin Abi Thalib yang perkasa, Muhammad al-Fatih sang penakluk dan banyak tokoh pemuda muslim lainnya. Sejarah hidup mereka penuh dengan kegemilangan dalam kontribusi mereka bagi dunia dan Islam, sehingga Islam dengan kehendak Allah SWT pernah mencapai masa kejayaannya.

Dari masa kemasa sosok pemuda memiliki andil serta peran penting terkait dengan masalah peradaban universal, termasuk dalam membangun umat. The best agent of change merupakan frase yang paling tepat menggambarkan sepak terjang pemuda dalam perspektif sejarah Islam maupun dunia. Dalam kacamata sejarah peradaban Islam, pemuda merupakan tonggak kebangkitan umat serta sumber kekuatan pembela terhadap aqidah dan ideologi. Islam tak bisa di lepaskan dari pemuda, karena Islam itu sendiri tumbuh dan besar karena banyaknya pemuda berkualitas sebagai kader-kadernya.

Bertahun tahun Islam di buat bangga dengan kehadiran pemuda berkualitas sebagai kader-kadernya, namun dewasa ini pemuda-pemuda Islam tampak kehilangan arah, mengalami stagnasi kreatifitas, keluar dari rotasi fitrahnya, dan kehilangan figur teladan dalam kehidupan. Saat ini banyak diantara pemuda kaum muslimin terjerat virus globalisasi yang akhirnya menghilangkan sosok-sosok pemuda luar biasa sepanjang sejarah Islam. Bahkan yang disebarluaskan adalah artis-artis yang merupakan produk kefanaan dunia. Kehilangan sosok tauladan berakibat pada meniru tingkah laku barat yang tidak baik dan bertabiat buruk. Mulai dari hedonisme, hura-hura, foya-foya, pacaran, dll. Hal tersebut sangat menyedihkan mengingat cuplikan sejarah pemuda yang begitu impresif dalam bentang sejarah peradaban Islam dan dunia.

Jika dahulu Islam pernah mencapai masa kejayaannya, maka saat ini merupakan hal yang sangat wajar bagi umat Islam untuk mengupayakannya kembali. Sekali mutiara tetaplah mutiara, yang perlu kita lakukan sebagai seorang pemuda muslim adalah mengangkat mutiara yang telah lama berada dalam kubangan lumpur tersebut.

Untuk membangun umat dan mengupayakan kembali kejayaan Islam, pemuda muslim yang terlena dengan kehidupan dunia, menjadikan dunia sebagai tujuan utamanya, harus diberitahu bahwa sebagai seorang pemuda muslim, bahwa secara default mereka memiliki peran untuk membangun umat Islam. Banyak sekali peran pemuda dalam membangun umat, tetapi berdasarkan kondisi saat ini peran pemuda dalam membangun Islam antara lain:

(1) Pemuda Sebagai Inisiator Persatuan Umat Islam
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah berkata, “Perpecahan yang terjadi pada umat Islam, para ulama, dan para syaikhnya, serta para pemimpin dan pembesarnya sangat disukai oleh musuh-musuh Islam. Dan, hal itu bisa terjadi lantaran mereka meninggalkan ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya.”
Indonesia tidak akan pernah merdeka jika dahulu tidak ada semangat persatuan yang di inisiasi oleh pemuda. Begitu pula dengan umat Islam, tidak akan pernah mencapai kejayaan jika pemuda tidak menjadi inisiator persatuan umat. Persatuan adalah hal yang penting dan mendesak dalam kehidupan umat Islam, terlebih ketika umat dalam kondisi berjuang.
Apabila dulu dengan semangat anti kolonialisme Soekarno pernah menggabung seluruh bangsa-bangsa terjajah didunia dalam sebuah gerakan internasional, maka sekarang para pemuda muslim juga harus mewarisi semangat tersebut agar umat Islam tidak dibuat panik oleh krisis, agar umat Islam tidak dibuat bertengkar oleh masalah-masalah kecil, agar umat Islam tidak dibuat terpecah oleh perkara-perkara yang membuat umat Islam tidak akan pernah menjadi umat yang besar, agar umat Islam tidak terpisah oleh sekat-sekat kecil dan tipis diantara mereka. Kejayaan Islam dahulu adalah karya akumulatif antar generasi, kejayaan umat Islam tidak akan pernah berdiri hanya dengan darah satu pemuda, hanya dengan air mata satu pemuda, hanya dengan ide satu pemuda, oleh karena itu yang diperlukan oleh umat muslim dimasa depan bukanlah seorang pemuda, tetapi suatu persatuan pemuda yang menginiasi persatuan umat.

(2) Pemuda Sebagai Pembaharu Media
Sayyid Qutb berkata “Satu peluru hanya dapat menembus satu kepala, tetapi satu tulisan dapat menembus 1000 kepala”. Ghazwul Fikr (perang pemikiran yang bertujuan mengikis nilai-nilai ke-Islaman seseorang) dilancarkan melalui media. Pihak yang mampu menguasai media akan menang. Oleh karena itu medan perang sesungguhnya bagi para pemuda muslim bukanlah lapangan untuk bertempur, tetapi media.
Media yang cukup memberikan pengaruh besar bagi masyarakat adalah surat kabar dan Televisi. Surat kabar karena media ini merupakan media cetak periodik yang sangat terjangkau, mudah didapat, beritanya aktual, dan terbit setiap hari (jarak periode terbitnya sangat dekat). Memang semakin dekat jeda waktu terbitnya suatu media semakin besar pula efek yang dihasilkan. Sedangkan televisi, adalah media yang memiliki pengaruh tertinggi hingga saat ini karena televisi adalah media yang melibatkan indera terbanyak bagi audiensnya. Dengan menggunakan audio dan visual, televisi mampu mempengaruhi lebih kuat pada emosional seseorang.
Disinilah peran pemuda muslim sebagai pembaharu media sangat dibutuhkan, mengingat media mengarahkan umat Islam kepada isme-isme yang semakin jauh dari nilai-nilai Islam. Kreatif, pemberani, semangat yang berkobar, selalu ingin tahu, dan mendobrak batas adalah ciri khas pemuda yang dapat disalurkan melalui media.

(3) Pemuda Sebagai Pengusaha Berbasiskan Syariah
Nabi Muhammad SAW telah terlibat bisnis Internasional dengan pamannya (Abu Thalib) sejak berumur 12 tahun, kemudian memulai usahanya sendiri ketika berumur 17 tahun. Pekerjaan ini terus dilakukan hingga beliau menerima wahyu ketika berumur 37 tahun. Dengan demikian, Rasulullah telah berprofesi sebagai pedagang selama ± 25 tahun dibandingkan dengan masa kenabiannya selama ± 23 tahun.
Dalam Islam, semangat wirausaha justru begitu jelas. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk bekerja dengan tangannya sendiri. Dalam bentangan sejarah, Muhammad SAW dan para sahabatnya adalah pelaku bisnis yang sukses. Memang, salah satu aspek kehidupan Nabi Muhammad SAW yang kurang mendapat perhatian serius adalah kepemimpinan beliau di bidang bisnis dan entrepreneurship. Muhammad SAW lebih dikenal sebagai seorang rasul, pemimpin masyarakat, dan pemimpin militer. Padahal, sebagian besar kehidupannya sebelum menjadi utusan Allah SWT adalah sebagai seorang pengusaha.

Indonesia memiliki tokoh-tokoh agama sekaligus pengusaha sukses, seperti tokoh nasional K.H. Ahmad Dahlan dengan usaha batiknya. Bahkan dalam sejarah gerakan kemerdekaan Indonesia dikenal tokoh-tokoh agama yang terhimpun dalam Syarikat Dagang Indonesia. Disinilah pemuda dapat ikut andil dalam membangun umat dengan menjadi pengusaha yang berbasiskan syariah.

Jika ada warisan dari orang bijak seperti Rasulullah, kita juga mendapatkan warisan dari seorang bijak yang lain yakni Umar bin Khattab, beliau pernah mengatakan “Tiap kali kuhadapi masalah-masalah besar, yang kupanggil adalah anak muda”. Umat Islam saat ini sedang menghadapi masalah yang serius dan yang bisa menyelesaikan masalah yang serius ini adalah pemuda muslim.



Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika ITS, sedang menggeluti NanoTeknologi dan dunia pengembangan diri.Memiliki misi besar untuk menjadi insan yang memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih). Bagi yang ingin melakukan konsultasi mengenai pengembangan diri menuju legenda pribadi, dapat menghubungi via email Siddiq.tf@gmail.com atau no.hp 087750118140.

Kamis, Januari 03, 2013

Tema : Profesionalisme Guru dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan


Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial, maka disusunlah Kemerdekaan Kebagsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia, yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia, yang berkedaulatan rakyat dengan berdasar kepada : Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan yang adil dan beradab, Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. (UUD 1945 Alinea Ke 4)

Salah satu tujuan Pendidikan di Indonesia yang tertuang dalam UUD 1945 adalah mencerdaskan kehidupan bangsa. Penjabaran dari cerdas sendiri adalah cerdas spiritual, cerdas emosional, cerdas sosial, cerdas intelektual dan cerdas kinestetis. Selain itu, Undang-Undang Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Pasal 3 menjelaskan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Untuk mencapai tujuan dari pendidikan tersebut maka dibutuhkan komponen terkait seperti kurikulum, pendidik (guru), dan sekolah. Guru memiliki peran sentral dalam mencapai tujuan pendidikan tersebut. Minat, bakat, kemampuan, dan potensi-potensi yang dimiliki peserta didik tidak akan berkembang secara optimal tanpa bantuan guru. Namun, paradigma mengenai guru dalam membimbing anak didiknya masih negatif. Proses belajar-mengajar di sekolah kerap membosankan dan tidak menyenangkan karena guru yang terlalu dominan di ruang kelas (kompas.com). "Siswa tidak diberikan kebebasan untuk mengekspresikan pendapat yang berbeda sehingga mematikan kreativitas siswa (Fasli Jalal, wakil menteri pendidikan RI).

Di era informasi saat ini, dimana ilmu pengetahuan sangat cepat berkembang dan aliran informasi begitu mudah untuk diperoleh, peran guru sebagai penyedia dan pemberi informasi sudah tidak relevan lagi. “Google telah menyediakan semuanya”, kalimat tersebut sering dilontarkan ketika seseorang hendak mencari informasi. Jadi, masih efektifkah metode lama dimana guru mengajar seorang diri, menginformasikan, menjelaskan, dan menerangkan? Bahkan, ilmu-ilmu pengetahuan yang diajarkan oleh seorang guru cenderung telah kadaluarsa/usang jika dibandingkan dengan ilmu-ilmu yang ada di dunia internet yang diperbaharui setiap detiknya.

Untuk itulah, jika definisi guru profesional secara konvensional adalah guru yang mengerti dan paham materi yang akan diajarkannya secara menyeluruh, tentu hal tersebut tidaklah cukup mengingat bergitu derasnya aliran informasi. Dengan kurikulum pendidikan terbaru yang lebih berorientasi pada partisipasi siswa (student based learning center) guru lebih berperan sebagai fasilitator dan motivator.

Peran fasilitator adalah guru membantu dalam menyediakan garis besar materi yang sedang dipelajari. Sedangkan peran motivator disini adalah peran yang sangat dibutuhkan untuk menjadi seorang guru yang profesional, yang dalam pembahasan ke depan akan disebut dengan guru yang sesungguhnya. Jika pencitraan guru yang sebelumnya adalah monoton, membosankan, dan ditakuti oleh siswa, maka dengan seorang guru yang memiliki karakteristik seorang motivator diharapkan dapat menjadi guru yang menarik, menyenangkan, dan mampu menginspirasi siswanya untuk memahami lebih dalam mengenai materi yang sedang dipelajari,.

Dengan menjadi seorang motivator, seorang guru tidak hanya sekedar menyampaikan pelajaran, tetapi ia memaknainya dan menyukai aktivitas yang dilakukannya. Konsekuensi dari kedua hal tersebut adalah timbul antusiasme dikalangan siswanya. Namun, selama ini yang terlihat adalah seorang guru merasa bahwa kewajibannya adalah menyampaikan apa yang telah tertulis dalam silabus pembelajaran, melakukan kegiatan ceramah tanpa ada nilai tambah. Sangat sedikit guru yang benar-benar meresapi apa yang akan disampaikan kepada siswanya, sangat sedikit pula guru yang berusaha membangkitkan minat dan bakat siswanya tanpa terkesan menarik-narik tetapi mendorong-dorong.

Dengan kemampuan memotivasi, seorang guru dapat bertindak lebih cerdas, efektif dan efisien. Hal ini dikarenakan seorang guru motivator yang mampu memotivasi siswanya tidak perlu lagi menjelaskan materi pembelajaran secara panjang lebar dan mendetail. Guru dengan karakter motivator hanya memberikan garis besar materi dan mampu memotivasi siswanya agar mempelajari secara mendalam saat berada di luar kelas. Jadi, aktivitas di dalam kelas lebih difokuskan ke dalam diskusi, presentasi, dan tanya jawab siswa dengan guru.

Hal itu dapat tercapai apabila seorang guru benar-benar menguasai dan tertarik dengan bidang yang sedang di ajarkannya, sehingga ia seperti magnet yang mampu menarik siswa untuk mempelajari hal yang diberikannya lebih lanjut. Hal yang sering terjadi adalah banyak guru mengajar bidang yang tidak benar-benar ia kuasai. Sehingga terciptalah kejenuhan dan kebosanan.



Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika ITS, sedang menggeluti NanoTeknologi dan dunia pengembangan diri.Memiliki misi besar untuk menjadi insan yang memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih). Bagi yang ingin melakukan konsultasi mengenai pengembangan diri menuju legenda pribadi, dapat menghubungi via email Siddiq.tf@gmail.com atau no.hp 087750118140.

Minggu, April 29, 2012

Renungan ini cukup panjang dan mungkin membangkitkan kontroversi, ambil baiknya saja dan buang buruknya. Silahkan berpendapat dan menanggapi apabila ada pernyataan yang kurang pas. 

Mengapa orang yang sangat pintar di sekolah tidak pernah mencapai posisi puncak / sukses luar biasa ?

Faktanya, pemilih perusahaan (CEO) tidak lebih pintar dari tenaga ahlinya.

Pertanyaan ini telah menjadi perenungan yang cukup lama bagi diriku, tengoklah Bill Gates yang di DO (drop out) dari kuliahnya dan menjadi milyader dunia, Thomas Alfa Edison yang ketika sekolah nilai fisikanya selalu C dan kemudian dicantumkan di seluruh buku fisika sekolah, atau Albert Einstein yang di cap anjing bodoh oleh dosen matematikanya dikarenakan tidak mampu mengerjakan soal matematika yang kemudian menerima nobel dan namanya dinobatkan manusia terjenius sepanjang sejarah. Masih kurang? lihatlah situs www.GetRichWithRobert.com , Robert Shemin salah satu triliuner dunia yang namanya sering disandingkan dengan Donald Trump, Robert Kiyosaki dan Warren Buffet ternyata mendapat julukan “sang idiot” untuk waktu yang sangat lama sejak ia kecil, hingga akhirnya ia membuktikan pada dunia bahwa ia adalah idiot kaya (bacalah bukunya yang berjudul 8 Rahasia sang idiot kaya). Dapatkah kamu menyebutkan yang lain?

Setelah membaca banyak kisah, sampai detik ini aku menyimpulkan bahwa orang sekolahan tidak pernah mencapai posisi puncak, posisi puncak malah dipegang oleh orang-orang yang dulunya diremehkan dan biasa-biasa saja ketika sekolah. Definisi orang sekolahan menurutku adalah orang yang dulu ketika sekolah selalu mendapat nilai bagus, selalu mendapat peringkat 1, tidak pernah bolos sama sekali dan kecakapan akademik lainnya. Dan definisi posisi puncak menurutku adalah orang yang menjadi sumber inspirasi, orang yang menjadi CEO perusahaan, atau hidup dengan kaya raya. Lantas mengapa bisa terjadi seperti itu? Bukankah malah orang sekolahan seharusnya lebih sukses di masa depan dibandingkan dengan orang yang di masa sekolahnya biasa saja bahkan terbelakang? Iya itu benar secara teori, tidak secara praktik. Bacalah secara seksama hasil perenunganku.

Apabila diperhatikan, pendidikan di sekolah menuntut seorang siswa untuk serba bisa, yang serba bisa dialah yang mendapat peringkat 1, sedangkan yang tidak serba bisa mendapat perigkat di tengah bahkan peringkat 1 dari belakang. Lantas apa hubungannya dengan posisi puncak dan kesuksesan? Dunia pendidikan mengajarkan untuk tidak fokus! Padahal fokus adalah prasyarat utama untuk mencapai posisi puncak, mengapa? Ketika seseorang ingin menguasai dan menjadi ahli di segala bidang, tentu itu akan mengacaukan energinya, orang tersebut harus ekstra keras untuk mewujudkan banyak tujuannya, akhirnya kesimpangsiuran tujuan memperlemah keteguhan hatinya dan membuat rentan terhadap perasaan gagal. Perasaan gagal mengundang lebih banyak kegagalan. Akhirnya orang sekolahan tersebut akan menyerah.
Tetapi ada segelintir orang yang diberikan kemampuan untuk menguasai segalanya, lihatlah Nabi Muhammad yang segala tindak tanduknya dijadikan teladan oleh umatnya, kemudian Leonardo Davinci, seniman,ilmuan, matematikawan, filsuf, dokter, dan Benyamin Franklin yang berkecimpung dalam sains, ekonomi, politik, dan terdepan di masanya (fotonya diabadikan pada mata uang dollar amerika). Pertanyaannya adalah apakah benar ketiga orang tersebut memilliki banyak fokus? Rasulullah memiliki 1 fokus yakni untuk menegakkan agama Allah sehingga ia mampu menguasai segalanya.

Kembali kepada dunia sekolah, dunia sekolah mengajarkan sifat individualis, kemudian mengajarkan untuk takut mengambil resiko, dan menyikapi kegagalan dengan sangat buruk. Bagi anda yang anak sekolahan, jangan dulu naik pitam dan terburu mengclose page ini, simak uraianku berikut. Jika anak sekolahan mampu menguasai semua pelajaran, akankah ia meminta temannya untuk mengajarinya lagi? Tidak, dia merasa dirinya mampu dan segala sesuatunya dapat diselesaikan sendirian, bukankah itu individualis? Dan bukankah timwork sangat tidak cocok dengan orang yang individualis?

Orang sekolahan cenderung suka menganalisis dan perfeksionis. Jika tidak perfeksionis ia tidak akan mampu mendapatkan nilai A di semua mata pelajaran. Alhasil, ketika hendak melakukan sesuatu (bisnis misalnya) orang sekolahan menganalisa dengan sangat detail menggunakan seluruh pengetahuannya, menjabarkan resiko-resikonya dan akhirnya ia tenggelam dengan resiko yang dianalisisnya dan takut untuk melakukan. Seumpama jika analisisnya tidak lengkap, dan kurang, orang sekolahan cenderung tidak mau melanjutkan. Bagaimana bisa sukses? Bukankah perjalanan 1 milyar langkah dimulai dari 1 langkah? Orang yang mencapai posisi puncak tidak pernah takut mengambil resiko, resiko bagi mereka adalah pemantik untuk menjadi lebih kokoh dan gigih dalam berusaha.

Orang sekolahan juga tidak pernah mau gagal, karena bagi mereka gagal adalah tamat.

Jadi, jawabannya dari pernyataan mengapa orang yang sangat pintar di sekolah tidak pernah mencapai posisi puncak / sukses luar biasa ? Karena mereka tidak fokus, individualis, tidak berani mengambil resiko dan takut gagal.

Jika kamu adalah orang sekolahan yang sangat pintar kemudian mampu fokus, teamwork handal, berani mengambil resiko dan tidak takut gagal, selamat !! kamu tidak sendiri, ada aku dan kamu akan menjadi mitraku yang terbaik dan mampu merubah paradigma dunia.

Selasa, Juni 28, 2011




Ada beberapa kesalahapahaman dalam implementasi ilmu pengetahuan di publik yang perlu untuk dikoreksi kebenarannya. Berikut ada kira-kira 10 miskonsepsi tentang sains yang beredar di masyarakat.

1. Water IS blue, not just because of the sky
(Air bewarna biru tidak dikarenakan hanya refleksi dari langit)
Banyak yang percaya bahwa danau dan laut berwarna biru "Hanya" karena mereka merefleksikan langit biru. Sebenarnya air tampak biru karena mereka benar-benar biru. Molekul air menyerap cahaya, dan mereka menyerap frekuensi warna merah lebih banyak dibandingkan frekuensi biru, sehingga frekuensi biru tampak dipermukaan. Efek nya kecil, jadi warna biru menjadi terlihat lebih jelas saat mengamati lapisan air yang cukup padat atau dalam. Di air asin atau mata air mineral, warna dari peluruhan mineral dapat terlihat.


Perefleksian warna langit juga memberikan peran untuk warna biru lautan, tetapi hanya saat permukaan air yang sangat tenang dan hanya saat air diamati dengan kesudutan yang kecil sekitar 10 derajat.


2. Electricity does NOT travel at the speed of light
(Electrik/listrik tidak bergerak pada kecepatan cahaya)
Banyak buku pelajaran mengklaim bahwa electricity (elektron) berjalan melalui arus kabel pada kecepatan cahaya. Faktanya adalah, energi dari elektriklah yang mengalir secara cepat (yang tetap lebih lambat dari kecepatan cahaya). Elektron, yang mempunyai massa, dapat bergerak pada kecepatan cahaya dengan menggunakan teori relativitas. Kecepatan dari muatan listrik dalam arus elektrik sangat lambat, sekitar beberapa centimeter per jam. Di tempat dimana arus elektrik dapat terlihat, seperti di dalam electrophoresis, pergerakan lambat dari pembawa muatan dapat dilihat langsung.


3. Seasons are NOT the same length
(Musim dianggap mempunyai periode waktu yang sama)
Dikarenakan bumi bergerak cepat di orbitnya saat mendekati matahari, musim panas di bagian selatan bumi/musim dingin di bagian utara bumi adalah musim terpendek waktunya, dengan musim panas di utara atau musim dingin di selatan terlama. Tetapi, perbedaannya hanya terasa beberapa hari saja, sementara di Mars dengan orbitnya yang eksentric, perbedaannya terasa besar.


4. You WON'T get a cold just from low temperature
(Kau tidak akan mendapatkan Flu hanya karena udara dingin)
Telah menjadi miskonsepsi yang meluas di publik bahwa flu biasa dapat disebabkan oleh cuaca dingin. Realitasnya, flu biasa disebabkan oleh virus dan tidak ada hubungannya dengan temperatur yang rendah/dingin.


5. Saturn is NOT the only planet with rings
(Saturnus bukan satu-satunya planet yang mempunyai cincin)
Jupiter, Uranus, dan Neptunus juga mempunyai cincin di sekitarnya, meski cincin yang berada di Saturnus adalah yang paling jelas dan mudah dilihat.


6. Meteors are NOT hot when they land on Earth
(Meteor tidak panas ketika mendarat di bumi)
Saat meteor mendarat di bumi, biasanya meteor tersebut tidak panas seperti kebanyakan meteor di film-film Hollywood. Biasanya hanya hangat. Kecepatan meteor cukup untuk melumerkan permukaan terluarnya, tetapi material yang lumer dengan cepat terpisah, dan interior dari meteor tidak mempunyai waktu untuk memanas karena batu merupakan konduktor panas yang buruk.


7. Clouds do NOT form because of the air's temperature
(Awan tidak terbentuk karena pengaruh temperatur udara)
Merupakan pengetahuan yang salah bahwa awan terbentuk karena udara dingin "menampung" lebih sedikit uap air dari udara hangat. Udara tidak mempunyai kapasitas untuk menampung uap air. Hanya temperatur dari air sendiri (dan sekitarnya) yang menyebabkan kelembapan, proses kondensasi, dan kemudian pembentukan awan.


8. People DID know earth was not flat before Columbus
(Orang-orang sudah tahu bumi itu tidak datar sebelum Columbus)
Beberapa percaya bahwa Christopher Columbus mempunyai kesusahan dalam menerima dukungan karena orang-orang eropa percaya bahwa bumi itu datar. Faktanya, para pelaut dan navigator pada saat itu tahu bahwa bumi itu bulat, tetapi (pengetahuan benar) tidak setuju dengan estimasi dari Columbus mengenai jarak ke India. Jika Amerika tidak ada, dan Columbus meneruskan perjalannya ke India yang sebenarnya, dia tidak akan dapat bertahan lama untuk mencapainya.


9. The Great Wall of China is NOT particularly visible from space
(Tembok Besar China tidak terlihat dari ruang angkasa)
Pada saat di orbit yang rendah, Tembok Besar China dapat dilihat dari luar angkasa tetapi tidak seunik dari yang digembor-gemborkan. Dari orbit bumi yang rendah, banyak objek artifisial dapat terlihat di bumi, tidak hanya Tembok Besar China. Jalan raya, kapal di lautan, bendungan, rel kereta api, kota, persawahan, dan beberapa gedung.


Seperti yang telah diklaim bahwa Tembok Besar China adalah objek buatan manusia yang terlihat di Bulan, Astronot Apollo telah melaporkan bahwa mereka tidak melihat objek buatan manusia apapun dari bulan.


10. There is NO "dark side" of the Moon
(Tidak ada sisi gelap (yang selalu gelap) dari bulan)
Bulan dalam orbit sinkronis (synchronous orbit), ini berarti, bulan menmbutuhkan waktu yang tepat sama untuk berotasi satu kali terhadap sumbunya dengan rotasi terhadap bumi. Jadi bulan mempunyai sisi jauh/belakang/gelap/luar, karena selalu memberikan bagian permukaan yang sama ke bumi ketika berotasi. Saat bulan diperkirakan berada di antara Matahari dan Bumi, itu dalah waktu "siang" di bagian sisi jauh/luar/belakang bulan dan waktu malam untuk sisi bagian yang menghadap ke bumi. Saat Bumi di antara matahari dan Bulan, bagian yang jauh mengalami waktu "malam" dan "waktu siang" untuk bagian yang menghadap bumi.





Fasilitas copy, ctrl + a, ctrl + c, dan klik kanan telah dimatikan (disable),
apabila hendak menyalin dan mendapatkan postingan ini
silahkan mendownload


Fullerena



Jumat, Juni 24, 2011

Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Atas ataupun Kejuruan, banyak yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi tentunya untuk mengasah ilmunya lebih dalam lagi.Di Indonesia banyak sekali tentunya universitas yang terkemuka dan kualitasnya pun banyak yang baik.

Namun,tak sedikit pula yang memiliki keinginan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi di luar negeri.Tidak sedikit yang mencita-citakan hal itu. Jika anda ditanya apa tujuan anda ingin kuliah di luar negeri? Mungkin anda akan menjawab karena ingin menambah pengalaman dan tentunya gelar yang membanggakan jika anda menjadi jebolan salah satu perguruan tinggi di negeri orang.

Walaupun, banyak universitas yang kualitasnya perlu diperhitungkan di Indonesia. Tapi tidak ada salahnya jika kita mencoba belajar di negeri orang. Minimal untuk menambah pengalaman,,

Nah,kali ini saya ingin membagi informasi tentang 10 Universitas Terbaik di Dunia untuk sedikit membantu mendorong minat anda Mengejar ilmu di negeri orang. Berikut daftar universitas tersebut :

1. Harvard University, Lokasi : Cambridge, Miss, didirikan : 1636, mahasiswa : 19.779, Uang kuliah : $ 32.097/th




2. Stanford University, lokasi : Stanford, Calif, didirikan : 1885, mahasiswa : 14.881, uang kul iah : $ 31.200/th




3. Yale University, lokasi : New Haven, Conn, didirikan : 1701, mahasiswa : 11.359, uang kuliah : $31.460/th




4. California Institute of Technology, lokasi : Pasadena, Calif, didirikan : 1891, mahasiswa 2.169, uang kuliah $27.309/th


5. University of California, Berkeley, lokasi : Berkeley, Calif, didirikan : 1868, mahasiswa : 32.214, uang kuliah : $ 24.233/th


6. University of Cambridge, Lokasi:Cambridge, Eng, didirikan : 1209, mahasiswa : 17824, uang kul : $ 5.596/th




7. Massachusetts Institute Of Technology, lokasi : Cambridge , Missouri, didirikan, 1861, mahasiswa : 10.206, uang kuliah : $32.300/th


8. University of Oxford, lokasi : Oxford, Eng, didirikan : 1096, mahasiswa : 17.664, uang kul : $ 5.599/th




9. University of California San Francisco, lokasi : San Fransisco, Calif, didirikan : 1873, mahasiswa: 2.600, uang kuliah: $53.500/th


10. Columbia University, lokasi : NY, didirikan : 1754, mahasiswa : 23.813, uang kuliah : $31.472/th


Jika anda berminat langsung saja hubungi orang tua anda dan daftarkan diri anda di salah satu universitas di atas...Selamat mencoba ^_^



Peringkat diatas dibuat berdasarkan penilaian yang diperoleh dari Shanghai Jiaotong Survey & Timas Higher Education Survey





Fasilitas copy, ctrl + a, ctrl + c, dan klik kanan telah dimatikan (disable),
apabila hendak menyalin dan mendapatkan postingan ini
silahkan mendownload


Fullerena



Kamis, Juni 23, 2011

Kampus STIS di Jakarta
1. Kamu wajib tahu apa itu STIS

"Tak kenal maka tak sayang",

Sekolah Tinggi Ilmu Statistik (STIS) merupakan perguruan tinggi kedinasan program D IV, yang dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS) sejak tahun 1958, memanggil pemuda-pemudi Indonesia lulusan sekolah menengah umum untuk dididik menjadi ahli statistik. STIS mengemban visi menjadi lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berfungsi untuk mengembangkan dan menyebarluaskan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang statistika dan komputasi statistik dengan mendidik kader yang memiliki kemampuan akademik/profesional.

Selama masa studi, mahasiswa tidak dikenakan biaya pendidikan dan mendapat Tunjangan Ikatan Dinas (TID) sesuai dengan peraturan yang berlaku. Lulusan STIS mendapat sebutan Sarjana Sains Terapan (S.S.T.) dan langsung diangkat menjadi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) golongan III/a untuk selanjutnya ditempatkan di unit kerja BPS di seluruh Indonesia sampai dengan tingkat kabupaten/kota.

Gedung STIS dirancang untuk ketenangan dan kenyamanan belajar yang dilengkapi, antara lain: Seluruh kelas ber-AC' laboratorium komputer dan pusat pelayanan internet Perpustakaan yang besar dan nyaman,ruang olah raga (tenis meja, badminton, futsal),Ruang Kesenian (band, seni tari, paduan suara, vokal group, theater, dll tempat Ibadah (Mesjid), serta Area Hotspot.

2. Pilih Jurusan yang menurutmu SESUAI

"If you do not hope, you will not find what is beyond your hope"

<span class=
Suasana Kegiatan Belajar Mengajar di STIS
A. Jurusan Statistika
Jurusan Statistika terbagi menjadi 2 bidang peminatan.
  • (Statistika Ekonomi) Mempelajari statistik terapan bidang ekonomi sehingga mampu melaksanakan kegiatan dan analisis data statistik harga-harga, produk domestik regional bruto, neraca wilayah, indikator ekonomi, dan lain sebagainya.
  • (Statistika Sosial dan Kependudukan) Mempelajari statistik terapan bidang statistik sosial, kependudukan, dan demografi sehingga mampu melakukan analisis dan pelaporan di bidang sosial, kependudukan, dan demografi.
B. Jurusan Komputasi Statistik
Jurusan Komputasi Statistik mempelajari teknik pengolahan data, membuat program, dan analisis data serta teknik penyusunan sistem informasi statistik seperti penyusunan basis data, komunikasi data, sistem jaringan, dan diseminasi data statistik.
Apakah ada jurusan yang sesuai dengan minat dan kemampuanmu? Jika tidak ada, lebih baik gak usah nekat ikut STIS, karena akan membuang pikiran, waktu, dan tenaga. Masih banyak perguruan tinggi kedinasan lainnya.

3. Jadikanlah target yang harus dicapai
"Tulis sasaran/tujuanmu, karena sasaran/tujuan yang tidak ditulis hanyalah sebuah angan-angan belaka"
Sasaran/tujuan yang kita tuliskan secara detail akan memandu diri untuk senantiasa ingat membuat target-target kecil guna mencapai target besar yang kita impikan. Jadi, segera tuliskan sasaran dan tujuan yang kamu ingin raih dalam USM STIS dan kemudian raih keberhasilanmu.

4. Persiapkan segalanya dengan MATANG

"Belajar bukanlah suatu kewajiban, tetapi belajar adalah suatu kebutuhan"
Adapun alur USM STIS :
  1. Ujian tahap I: Matematika, Bahasa Inggris, dan Pengetahuan Umum
  2. Ujian tahap II: Psikotest dan Wawancara
  3. Tes kesehatan
Tips dan trik Ujian Tahap 1,
Sistemnya mirip seperti SNMPTN :
Benar +4
Salah -1
Kosong 0
  • Matematika, soal matematika terdiri dari 60 butir soal waktu 90 menit. Berikut tips dan triknya:
a. Waktu ujian sangat terbatas, jadi tanamkan dalam benakmu untuk langsung melewati soal yang dianggap sulit. Sebenarnya saat membaca soal sekilas, otak kita akan menerjemahkan bahwa soal tersebut sulit atau mudah. Dan juga ingat, bahwa semua soal memiliki bobot yang sama.
b. Belajarlah soal-soal OLIMPIADE MATEMATIKA tingkat kabupaten, kerjakan dan pahami. Tidak jarang soalnya sangat mirip tanpa dimodifikasi.

  • Bahasa Inggris, soal bahasa Ingris terdiri dari 60 butir soal waktu 60 menit. Berikut tips dan triknya:
a. Kuasai materi bahasa Inggris secara keseluruhan, caranya? belilah buku rangkuman perbab materi bahasa Inggris yang biasanya buku rangkuman untuk UN/SNMPTN.
b. Tiap-tiap soal sudah terbagi menjadi kategori-kategori khusus, contoh:

Passive Voice
27. Jupiter's four moons _____ through a telescope by Galileo
A. were being first viewed
B. first viewed
C. had been first viewed
D. were first viewed
E. first being viewed
Jadi jawabannya harus dalam bentuk pasif.
c. Perkaya kemampuan kosa kata mu (vocabulary), terdapat 10 soal yang berbentuk vocabulary.
  • Pengetahuan Umum, soal pengetahuan umum terdiri dari 60 butir soal waktu 60 menit. Berikut tips dan triknya:
Soal-soal pengetahuan umum, berkisar tentang:
-Pengetahuan dasar Komputer (link)
-Pengetahuan Sensus Penduduk (link)
-Ekonomi dasar (link)
-Sosiologi dasar (link)
-Hukum dasar (link)
-Pendidikan Kewarganegaraan (link)
-Tentang Sekolah Tinggi Ilmu Statistika (link)


Ujian tahap 1 dilaksanakan 1 hari tanpa istirahat (sekitar 4 jam), jadi kamu harus sarapan pagi sebelum berangkat ke tempat ujian. Persiapkan segala sesuatunya, jaga kesehatan dan siapkan mental, karena saingannya sekitar 17.000 siswa (data 2011).
Kunci utama untuk lolos USM STIS tahap I
"Berlatihlah soal-soal tahun sebelumnya, kerjakan satu soal secepat dan setepat mungkin, kerjakan ulang lagi jika dalam waktu pengerjaan satu soal melebihi satu menit ! "
Download Soal Matematika 2010
Download Soal Bahasa Inggris 2010
Download Soal STIS 2011
Tips dan trik Ujian Tahap 2,Waktu dan tempat pelaksanaan psikotest dan wawancara dilaksanakan secara terpisah.

  • Psikotest
Banyak orang bilang, "Gak perlu belajar untuk menghadapi Psikotest". Jika menurutmu juga demikian, peluang kamu lolos USM STIS sangatlah kecil. Buang pemikiran dangkal dan malas itu, STIS butuh orang yang rajin dan cerdas. Malah bagi sebagian orang, Psiokotes adalah momok yang menakutkan, dan tak jarang orang mengkambing-hitamkan psikotest. Mengapa seperti itu? Karena mereka belum pernah berlatih soal psikotest sebelumnya.
Baiklah, dalam psikotest USM STIS dibagi menjadi 7 sesi.
Sesi 1 : Tes Irama Gambar (35 soal, 30 menit) Download Soal
Sesi 2 : Tes Menghitung (25 soal, 13 menit) Download Soal
Sesi 3 : Tes Ketelitian (25 soal, 10 menit) Download Soal
Sesi 4 : Tes Logika (35 soal, 30 menit)Download Soal
Sesi 5 : Tes Kepribadian (225 soal, 45 menit)
Sesi 6 : Tes Wartegg (8 soal, 15 menit) Download Soal
Sesi 7 : Tes Menggambar Orang Download Soal
  • Wawancara
Tes wawancara berlangsung di BPS Provinsi terdekat atau di Kampus STIS, pewawancara adalah petugas dari STIS atau karyawan BPS provinsi.
Berikut kronologi tes wawancara:
- Peserta datang 1 jam sebelum wawancara
- Mendatangi meja petugas dan menunjukkan kelengkapan berkas seperti fotocopy raport lengkap (dengan kelas XII semester 2) yang tela dilegalisasi, fotocopy Ijazah yang telah dilegalisasi dan KTPUM.
- Petugas memberikan lembaran kuesioner kepada peserta.
Dilembaran kuesioner, STIS berusaha mengorek sedetail mungkin identitas diri peserta, seperti pekerjaan orang tua, prestasi SD,SMP dan SMA, tahu STIS darimana, Motivasi masuk STIS, telah mendaftar di perguruan tinggi mana sebelum STIS, dsb.
Jawab dengan SEJUJUR mungkin, SERAPI dan SEBERSIH mungkin.
- Setelah mengisi kuesioner, peserta dipanggil dan digiring ke temapt wawancara
Ketenangan dan fokus adalah kunci sukses berhasil wawancara
Adapun yang ditanyakan adalah:
  • Apa yang kamu ketahui tentang pancasila, UUD 1945, dan Ideologi Negara?
  • Coba sebutkan kelima sila dalam pancasila!
  • Apa saja butir-butir pancasila yang kamu ketahui?
  • Bagaimana pengamalan dan wujud realisasi tiap sila tersebut dalam kehidupanmu?
  • Bagaimana pengamalan dan wujud realisasi nilai-nilai di UUD 1945 dalam kehidupanmu?
  • Jelaskan tingkatan (hierarki) perundang-undangan di Indonesia!
  • Apa itu bhineka tunggal ika?
Selain pertanyaan diatas, akan ditanyakan pengalaman-pengalaman kita dalam berteman, bekerja sama dan berorganisasi.

5. Berdoa
Berdoa itu wajib, berdoalah agar diberikan kemudahan dalam menghadapi USM STIS.

Rahasia USM STIS, targetkan, berusaha (Belajar+Berdoa), pasrah

SEMOGA SUKSES !

Kamis, Juni 16, 2011



Sebuah planet yang berjarak sekitar 20 tahun cahaya di luar tata surya kita untuk pertama kalinya secara resmi dinyatakan layak dihuni oleh sejumlah ilmuwan.


ALCHEMIST - Exoplanet Gliese 581d ini memiliki kondisi yang dapat mendukung kehidupan seperti Bumi, termasuk adanya samudera dan memunginkan terjadinya curah hujan.

Awalnya, setiap pendaratan para voyager pada masa mendatang, diperkirakan akan menemukan diri mereka dalam lingkungan yang benar-benar asing. Langit nampak merah keruh, bukan biru dan gravitasi dua kali lipat dari bumi.

Selain itu, atmosfir planet itu kaya akan karbondioksida, yang tidak memungkinkan manusia untuk bernapas.

Para ilmuwan dikejutkan dengan temuan ini karena Gliese 581d sebelumnya diabaikan sebagai planet yang dapat dihuni.

Akan tetapi model komputer baru yang mampu mensimulasi iklim luar Bumi telah menunjukkan asumsi sebelumnya adalah salah dan menegaskan bahwa Gliese 581d benar-benar tempat berlabuh yang dapat dihuni.


Para ilmuwan yakin temuan tersebut dapat membuka jalan untuk menemukan lebih banyak tempat potensial untuk dapat dihuni, termasuk sebagian yang bersifat tak terduga dan asing.

Dilansir Daily Mail (17/5), Dr, Robin Wordsworth, seorang anggota tim Perancis dari Institut Piere Simon Laplace, Paris mengatakan, “Temuan ini penting karena ini merupakan pembuat contoh iklim yang pertama kalinya membuktikan bahwa planet ini berpotensi untuk dihuni dan semua pengamat setuju, planet itu ada.”

“Jika anda mengamati sejarah pencarian planet sejauh ini sedikitnya ada dua contoh ketika para ilmuwan telah mengumumkan bahwa dunia yang dapat dihuni telah ditemukan, hanya saja klaim ini kemudian dibantah, baik oleh para pakar iklim maupun oleh pengamat lain.”

“Sistem Gliese sangat menggembirakan kita, karena dekat dengan Bumi. Pada masa mendatang, dengan menggunakan teleskop kita akan dapat menelusuri kehidupan di Gliese 581d secara langsung.”

“Perkataan ini, merupakan fakta bahwa sebuah planet tidak mirip Bumi dapat menjadi pertanda layak huni bagi kehidupan secara umum.”

“Saya pikir hal tersebut menjadi lebih jelas. Dengan setiap penemuan yang kita buat dalam ilmu pengetahuan exoplanet, berbagai dunia di luar alam semesta akan jauh lebih besar dari beberapa contoh yang kita gunakan dari sistem tata surya kita.”



Fasilitas copy, ctrl + a, ctrl + c, dan klik kanan telah dimatikan (disable),
apabila hendak menyalin dan mendapatkan postingan ini
silahkan mendownload


Fullerena


Yuk Taaruf









Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Fisika ITS, sedang menggeluti Fiber Optik dan dunia pengembangan diri. Berusaha mengabdi dan memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Blog ini adalah website pribadi Nur Abdillah Siddiq. Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Popular Posts

Yuk Baca !

Yuk Baca !