Tampilkan postingan dengan label english. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label english. Tampilkan semua postingan

Selasa, April 21, 2015

Tidak ada bosannya melihat video ini, The last lecture of Professor Walter Lewin (MIT). You are very great teacher! Very proud of you.
Beberapa point penting yang harus diperhatikan, terutama oleh Para Pengajar dan Dosen. Bagi saya, Prof. Walter Lewin adalah dosen terbaik yang pernah saya lihat cara mengajarnya.

- On average, the preparation for one lecture is about 40 to 60 hours (Wow!). I dry run the lecture in an empty classroom with everything on the black board that I am going to write on the blackboard, pretending that there is a full class in front of me, but there is no one. And i talk to them as if there is one. I do that two weeks before the lecture. Then one week before the lecture, I dry run again. And 5.00 AM of the morning of the lecture, i am at MIT and i give the same lecturer dry run for an empty classroom when the lecture is at 10.00 AM. That's the way i prepare.

-And if u hate it (physics), it is because you have very bad teacher. I make every student, not only in MIT, but all over the world, i make them love physics ! PHYSICS is my live and art history is my love.

Thanks Professor Walter Lewin, you make me love physics!
Berikut video FOR THE LOVE OF PHYSICS.




Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika ITS, sedang menggeluti NanoTeknologi dan dunia pengembangan diri.Memiliki misi besar untuk menjadi insan yang memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Senin, Maret 17, 2014

Motto AEC
Sebuah penjelasan singkat bahwa konsep utama AEC ialah mempersatukan setiap negara anggota ASEAN menjadi satu pasar yang diprediksi mampu bersaing dengan dunia barat (Georgi Ferdwindra Putra, 2013). Tentu dampak besar tidak hanya dari sisi ekonomi, tetapi juga dalam aspek kehidupan yang lain. Bagaikan sebuah koin, Asean Economic Community (AEC) memiliki sisi peluang dan sisi ancaman. Sisi peluangnya adalah adanya market yang sangat besar meliputi seluruh ASEAN dengan wilayah seluas 4,47 juta km2 dengan potensi pasar kurang lebih sebesar 601 juta jiwa (Fathur Anas, 2013). Di sini keberadaan AEC seharusnya mampu memberikan peningkatan perekonomian membentuk masyarakat Indonesia makmur dan sejahtera melalui jalur perdagangan bebas hambatan antar negara yang tergabung di dalamnya. Dampak positif tersebut harus disikapi dengan strategi terbaik oleh ITS, jangan sampai pembagian “kue besar” ini dilewatkan begitu saja dan hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Sedangkan sisi ancamannya adalah semakin derasnya arus mobilisasi pekerja dan barang, sehingga pekerja yang kurang berkompeten dan barang yang tidak berkualitas menjadi sangat mudah tersisihkan dan lenyap. Seluruh tenaga kerja dari 9 negara tetangga akan saling menggempur negara kerabatnya untuk mencari dan menguasai lapangan pekerjaan.

Jika Pemerintah Indonesia melakukan terobosan dengan membentuk komite khusus untuk persiapan menyambut AEC 2015 (Fathur Anas, 2013), maka begitu pula seharusnya ITS. Saya menyusun strategi untuk ITS yang berkaitan dengan AEC yakni “Optimalisasi AEC untuk membentuk mahasiswa yang kompeten, mandiri, dan kompetitif”. Adapun langkah-langkah untuk merealisasikan strategi tersebut dapat dimulai dengan transfer Ilmu, pengalaman dan keahlian dengan perguruan tinggi lain di kawasan ASEAN. Hal tersebut sangatlah penting supaya terjadi penyamarataan spesifikasi minimal dari setiap lulusan perguruan tinggi dan juga meningkatkan kualitas sumber daya manusia ITS sehingga mampu bersaing secara global. Selain transfer ilmu, pengalaman, dan keahlian dalam meningkatkan kualitas mahasiswa, ITS diharapkan dapat menjadi inisiator berbagai pelatihan dan workshop berstandart Internasional. Pelatihan atau workshop tersebut sangatlah penting agar mahasiswa ITS dapat memperoleh sertifikat standar Internasional yang merupakan bukti kredible kompetensi keahlian teknis dirinya. Dengan 107 profesor di ITS (beritasurabaya.net, 2013), maka pelatihan dan workshop berstandart Internasional tersebut sangatlah mungkin untuk direalisasikan.

Penentu keberhasilan lulusan perguruan tinggi selain keahlian teknis adalah kemampuan berbahasa dan berkomunikasi. Untuk meningkatkan kemampuan berbahasa dan berkomunikasi mahasiswa, dua ujung tombak di ITS yakni Center of Language and Culture (CLC) dan International Office (IO) dapat menjadi inisiator untuk menyelenggarakan berbagai macam kegiatan seperti debat bahasa asing , forum mendatangkan native speaker, membedah film pemenang Oscar, lomba menyayikan lagu bahasa asing, dll. Metode yang digunakan seyogyanya metode have fun dan student oriented. Bisa jadi berbagai upaya yang telah dilakukan oleh IO dan CLC seperti seminar, speaking class, student assessment room, kursus, dll, kurang diminati oleh mahasiswa karena tidak ada bedanya dengan kegiatan perkuliahan.
Selain mencetak mahasiswa kompeten, pembangunan sarana dan prasarana juga harus diperhatikan. Sarana dan prasarana adalah hal yang krusial bagi kemajuan suatu institusi pendidikan. Laboratorium dengan peralatan yang canggih dan mutakhir akan sangat membantu perkembangan riset laboratorium tersebut dan turut mengembangkan ilmu pengetahuan di Indonesia. Tetapi lebih dari itu, SDM yang mengelola sarana dan prasarana tersebut merupakan hal yang jauh lebih penting. Keduanya tidak bisa berjalan terpisah satu sama lain, tidak tepat jika menunggu seluruh civitas akademika ITS berada dalam kualitas optimal baru kemudian mendirikan sarana dan prasarana yang memadai, padahal AEC akan dimulai dua tahun lagi yakni 2015. Dibutuhkan usaha yang sangat besar untuk mempertahankan mutu mahasiswa generasi berikutnya tanpa ada sarana dan prasarana yang memadai. Jadi keduanya harus berjalan selaras berdampingan, tetapi porsi dan persentase peningkatan kualitas sumber daya manusia (mahasiswa, dosen dan karyawan) harus lebih besar dibandingkan peningkatan kualitas sarana dan prasarana (Gedung, Laboratorium, dll). Berlaku hukum timbal balik, jika SDM telah berkualitas, selain sarana dan prasarana dapat teroptimalisasi karena dimanajemen dengan baik, maka sarana dan prasarana baru juga akan dibangun untuk mendukung berbagai kompetensi dan keahlian baru yang dimiliki oleh SDMnya.

Apabila SDM ITS yang berkualitas telah terbentuk dan sarana telah memadai, maka upaya ITS untuk menghidupkan kearifan lokal setiap daerah di Indonesia menjadi lebih mudah. Kearifan lokal merupakan nilai-nilai bermakna di suatu masyarakat, kemudian diterjemahkan ke dalam bentuk fisik berupa produk kreatif daerah setempat. Terdapat 17.504 pulau dengan keragaman flora dan fauna serta kekayaan budaya bangsa dengan 1.068 suku bangsa dan 665 bahasa daerah di seluruh Indonesia (beritametro.co.id). Kekayaan tersebut merupakan potensi besar dalam mendukung tumbuhnya industri kreatif Indonesia. Dalam ilmu ekonomi, semakin otentik dan unik suatu barang, maka semakin mudah dan mahal barang tersebut untuk dijual (Hukum Kelangkaan). Prinsip tersebut dapat diterapkan pada AEC. Semakin banyak kearifan lokal yang dimunculkan, dibranding dan dikemas dengan menarik oleh ITS, maka semakin mudah dan cepat ITS dan Indonesia memetik untung yang besar dari AEC. ITS dapat berperan aktif dengan memberikan kemudahan bagi mahasiswa dan dosen yang fokus pada peningkatan kearifan lokal, dapat berupa memberikan dana hibah penelitian, beasiswa tugas akhir, inkubator bisnis, dll.

Akselerasi menghidupkan kearifan lokal dapat dilakukan ITS dengan bersinergi bersama pemerintah dan BUMN. Namun sinergi tidak hanya dalam menghidupkan kearifan lokal semata, tetapi dapat mencapai ranah yang lebih luas, semisal dalam pengadaaan mobil listrik nasional (Molina). Mobil listrik adalah komoditi yang akan banyak dibeli oleh masyarakat modern. Kaitannya dengan AEC, mobil listrik dari negara lain juga akan lebih mudah masuk ke Indonesia, sehingga dibutuhkan mobil listrik yang memiliki performa tinggi namun harga tetap terjangkau. Disinilah ITS sebagai kampus teknologi dapat berperan aktif yakni dengan melakukan riset-riset di laboratorium yang berkaitan dengan upaya meningkatkan performa mobil listrik baik dari segi baterai yang digunakan, bahan, desain, dll. Mobil listrik generasi kedua ITS yang telah diluncurkan 21 September 2013, menjadi bukti bahwa ITS dapat menjadi pemeran utama dalam AEC 2015 kelak.
Akhirnya untuk merealisasikan strategi yang saya paparkan, dibutuhkan partisipasi aktif secara penuh dari semua elemen yang ada di ITS, baik dari dosen, mahasiswa, karyawan, maupun birokrasi. Demikian sumbangsih kecil saya mengenai langkah-langkah yang bisa ditempuh ITS dalam menyongsong AEC. Besar harapan bahwa langkah-langkah tersebut dipertimbangkan untuk direalisasikan, demi kemajuan ITS, bangsa Indonesia, dan umat manusia.

“Menuntut teknologi yang canggih
Berbudi agung dan cerdas
Menuju kesejahteraan
Bangsa dan umat manusia
Almamaterku
Kan kuturut bimbinganmu
Jadi pejuang yang takkan kenal letih
Membangun negeri”
Hymne ITS



Daftar Pustaka:
Beritametro.co.id. 2013. Kearifan Lokal Tumbuhkan Produk Kreatif. http://www.beritametro.co.id/jawa-timur/kearifan-lokal-tumbuhkan-produk-kreatif. Diakses pada tanggal 28 September 2013 pukul 8.17 WIB.
Beritasurabaya.net. 2013. Tiga Guru Besar Baru Lengkapi ITS. http://beritasurabaya.net/index_sub.php?category=6&id=9415. Diakses pada 22 September 2013 pukul 7.15 AM
Fathur Anas. 2013. Menakar Kesiapan Indonesia Hadapi AEC 2015. http://news.liputan6.com/read/566007/menakar-kesiapan-indonesia-hadapi-aec-2015. Diakses pada 22 September 2013 pukul 7.29 AM
Georgi Ferdwindra Putra. 2013. “MAAF ITS, ANDA BELUM BISA BERBANGGA”. https://www.its.ac.id/berita/12471/en. Diakses pada 22 September 2013 pukul 7.20 AM



Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Teknik Fisika ITS, sedang menggeluti NanoTeknologi dan dunia pengembangan diri.Memiliki misi besar untuk menjadi insan yang memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Jumat, Juni 24, 2011

Setelah menyelesaikan pendidikan di Sekolah Menengah Atas ataupun Kejuruan, banyak yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi tentunya untuk mengasah ilmunya lebih dalam lagi.Di Indonesia banyak sekali tentunya universitas yang terkemuka dan kualitasnya pun banyak yang baik.

Namun,tak sedikit pula yang memiliki keinginan untuk melanjutkan ke perguruan tinggi di luar negeri.Tidak sedikit yang mencita-citakan hal itu. Jika anda ditanya apa tujuan anda ingin kuliah di luar negeri? Mungkin anda akan menjawab karena ingin menambah pengalaman dan tentunya gelar yang membanggakan jika anda menjadi jebolan salah satu perguruan tinggi di negeri orang.

Walaupun, banyak universitas yang kualitasnya perlu diperhitungkan di Indonesia. Tapi tidak ada salahnya jika kita mencoba belajar di negeri orang. Minimal untuk menambah pengalaman,,

Nah,kali ini saya ingin membagi informasi tentang 10 Universitas Terbaik di Dunia untuk sedikit membantu mendorong minat anda Mengejar ilmu di negeri orang. Berikut daftar universitas tersebut :

1. Harvard University, Lokasi : Cambridge, Miss, didirikan : 1636, mahasiswa : 19.779, Uang kuliah : $ 32.097/th




2. Stanford University, lokasi : Stanford, Calif, didirikan : 1885, mahasiswa : 14.881, uang kul iah : $ 31.200/th




3. Yale University, lokasi : New Haven, Conn, didirikan : 1701, mahasiswa : 11.359, uang kuliah : $31.460/th




4. California Institute of Technology, lokasi : Pasadena, Calif, didirikan : 1891, mahasiswa 2.169, uang kuliah $27.309/th


5. University of California, Berkeley, lokasi : Berkeley, Calif, didirikan : 1868, mahasiswa : 32.214, uang kuliah : $ 24.233/th


6. University of Cambridge, Lokasi:Cambridge, Eng, didirikan : 1209, mahasiswa : 17824, uang kul : $ 5.596/th




7. Massachusetts Institute Of Technology, lokasi : Cambridge , Missouri, didirikan, 1861, mahasiswa : 10.206, uang kuliah : $32.300/th


8. University of Oxford, lokasi : Oxford, Eng, didirikan : 1096, mahasiswa : 17.664, uang kul : $ 5.599/th




9. University of California San Francisco, lokasi : San Fransisco, Calif, didirikan : 1873, mahasiswa: 2.600, uang kuliah: $53.500/th


10. Columbia University, lokasi : NY, didirikan : 1754, mahasiswa : 23.813, uang kuliah : $31.472/th


Jika anda berminat langsung saja hubungi orang tua anda dan daftarkan diri anda di salah satu universitas di atas...Selamat mencoba ^_^



Peringkat diatas dibuat berdasarkan penilaian yang diperoleh dari Shanghai Jiaotong Survey & Timas Higher Education Survey





Fasilitas copy, ctrl + a, ctrl + c, dan klik kanan telah dimatikan (disable),
apabila hendak menyalin dan mendapatkan postingan ini
silahkan mendownload


Fullerena



Selasa, Maret 08, 2011

Material :
Social Function: To explain the processes involved in the formation or working of natural or sociocultural phenomena, etc. Explanation text also uses to describe the function of one thing or one equipment.
Generic Structure
• A general statement to position the reader
• A sequenced explanation of why or how something occurs.
Significant Lexicogrammatical Features
• Focus on generic, non-human Participants
• Use mainly of Material Processes and Relational Processes
• Use mainly of Temporal and causal Circumstances and Conjunctions
• Use simple present tense
• Usually use action verbs
Example :
Text 1
Venus’s fly trap
The United States of America is where the Venus’s fly trap has its origins. The Venus’s fly trap is a unique plant. It belongs to a group of plants called ‘carnivorous plants’. These plants feed on insect. The Venus’s fly trap has a special mechanism by which it traps its prey. This is how it works.
At the end of each leaf – which grows from the base of a long, flowering stalk – there is a trap. The trap is made up of two lobes and is covered with short, reddish hairs which are sensitive. There are teeth like structures around the edge of the lobes.
The trap contains nectar which attracts insect. When an insect comes in contact with the nectar, the trap snaps shut. There are certain digestive juice inside the trap which digest the insect. It takes about ten days for a trapped insect to be digested. We can tell when this digestion is complete, for then the walls automatically open to wait for another victim.
There are two hundred species of carnivorous plants. Another kind of these well- known species is the pitcher plant. What differentiates this plant from the Venus’s fly trap is the shape; the mechanism to catch insects is the same in both plants.
The pitcher plants which cling to other plants by means of tendrils. At one end of the tendril, there is a pitcher –shaped vessel with an open lid. The mouth and the lid of the pitcher contain glands which produce nectar to attract insect. When an insect settles on the nectar, the lid of the pitcher shuts, trapping its victim. The digestive juices inside the pitcher then begin to work.

Text 2
How Cell Phone Work
A cell phone is a great gadget in this modern world. What is a cell phone? A cell phone is actually a radio in certain way. Like a radio, by a cell phone we can communicate to other people in real time. Million people use cell phone for their communication. Even nowadays, people use cell phones to communicate in voice, written and data. Alexander Graham Bell is the person who make great change in the way people communicate to each other. He invented a telephone in 1876. While wireless radio was formally known in 1894 presented by Guglielmo Marconi. By these two technologies, then a cell phone was born. However do you know how actually cell phones work?
This short explanation on how a cell phone work is really wonderful. A cell phone or in long term "cellular telephone' works by transmitting signals of radio to towers of cellular. The towers are networked to a central switching station. The connection usually uses wire, fiber optic-cables, or microwave.
Then the central switching station which handles calls in certain given area is directed connected to the wire-based telephone system. Cellulars are pick up by the towers and relayed to another cellular telephone user or the user of wire-based telephone network.
The towers vary in the capacity and capability to receive signals. Some can receive the signal from short distance and the others can receive more distance. However, there are usually more than one tower in certain given area so that the system can handle the increasing telephone traffic.




Senin, Maret 07, 2011




Kemajuan dalam bidang IPTEK telah membuat dunia seakan-akan menjadi lebih sempit. Komunikasi antara dua pihak yang dulunya tidak memungkinkan, sekarang dapat terjadi. Menjalin komunikasi dengan orang-orang di negara lain, bukanlah hal yang luar biasa lagi sekarang. Namun hal tersebut adalah hal yang biasa-biasa saja. Menjalin hubungan dengan warga negara asing untuk meningkatkan taraf dan kualitas hidup, berkomunikasi dalam bahasa Internasional, yakni bahasa Inggris.

Jadi di era globalisasi seperti sekarang sangat penting untuk menguasai Bahasa Inggris. Lebih dari sekedar pencapaian prestasi, menguasai Bahasa Inggris adalah suatu usaha agar dapat menjalani hidup. Pernyataan tersebut tidaklah berlebihan, karena seseorang yang belum bahkan sama sekali tidak menguasai Bahasa Inggris tidak akan pernah hidup dengan standar kehidupan yang layak.

Fakta menunjukkan, bahwa semua lapangan pekerjaan yang mapan membutuhkan seseorang dengan kualifikasi menguasai Bahasa Inggris. Dari pegawai negeri, bahkan buruh pabrik sekalipun. Semakin tinggi kemampuan seseorang dalam berbasahasa Inggris, maka semakin tinggi pula jabatan yang dilimpahkan kepadanya, yang artinya akan semakin membaik pula taraf hidupnya.

Apakah anda berkeinginan menjadi orang yang sukses dan mapan? Segeralah kuasai Bahasa Inggris. Yang harus digaris bawahi disini adalah Bahasa Inggris merupakan pelajaran pemahaman, bukan pelajaran menghafal. Jadi dalam belajar Bahasa Inggris, dibutuhkan kesabaran, keuletan, dan usaha yang terus menerus (gradual action).

Segala sesuatu yang diperoleh secara praktis, pasti tidak akan bertahan lama. Oleh karena itu, belajar Bahasa Inggris harus diulang-ulang setiap harinya. Kita bisa melihat para artis mancanegara seperti Rain, yang menuturkan bahwa dirinya belajar Bahasa Inggris setiap hari dalam waktu lebih dari dua jam. Tidak ada kata terlambat, berapapun usia anda sekarang, jabatan apapun anda sekarang, jika menginginkan standar hidup yang lebih tinggi, segeralah kuasai Bahasa Inggris. Jika anda pikir anda bisa, anda pasti bisa.

Tunggu apa lagi, segera mulai usaha anda untuk belajar dari hal-hal kecil. Belajar disini bukan berarti ikut kursus, belajar dari buku teks, atau belajar dengan cara formal lainnya. Tetapi belajar Bahasa Inggris yang ditekankan disini adalah belajar dengan cara yang paling anda suka. Dengan metode yang paling cocok dengan diri anda. Setiap orang memiliki karakter masing-masing dan kemampuan yang berbeda. Sebagai contoh, anda dapat memulai belajar bahasa Inggris dengan cara menyukai lagu berbahasa Inggris, menonton film-film Bahasa Inggris, menonton program televisi yang memakai bahasa Inggris, membaca artikel berbahasa Inggris, bahkan membuat karangan berbahasa Inggris –karangan yang biasa-biasa saja dalam bentuk Bahasa Indonesia, akan mejadi karangan yang luar biasa jika diterjemahkan dalam Bahasa Inggris-. Jadi, ada banyak jalan menuju Roma, ada banyak sekali cara pembelajaran yang dapat dipakai untuk menguasai bahasa Inggris.

Ada 4 aspek dalam menguasai bahasa Inggris, yakni vocabulary (pembendaharaan kata), speaking, listening dan writing. Jadi tajamkan kemampuan berbahasa Inggris dalam 4 aspek tersebut. Contoh pertama -menyukai lagu-lagu berbahasa Inggris- memiliki peranan terbesar dalam membuat seseorang bisa menguasai Bahasa Inggris. Otak manusia lebih mudah mengafalkan tulisan yang dilagukan dari pada tulisan yang hanya dibaca datar. Untuk itu, saya sangat menganjurkan agar anda mencoba cara tersebut, memulai untuk menyukai lagu-lagu berbahasa Inggris. Banyak sekali lagu-lagu berbahasa Inggris yang menghipnotis para pendengarnya. Lagu-lagu bahasa Inggris yang saya sarankan adalah lagu Dear God (Avenged Sevendvold) dan Unintended (MUSE). Dengan mendengarkan lagu berbahasa Inggris, melatih dua kemampuan sekaligus, yakni Listenig dan Vocabulary.

Point penting dalam Belajar Bahasa Inggris adalah penguasaan Kosa Kata, sedikit-sedikit lama-lama menjadi bukit. Semakin kaya pembendaharaan kata yang anda miliki, semakin tinggi kemampuan anda dalam berbahasa Inggris. Banyak orang yang berasumsi bahwa Grammar lebih penting dari pada kosa kata, saya membantahnya karena dalam berkomunikasi aturan grammar tidak terlalu diperhatikan.

Adalah percuma jika anda menahami banyak tenses dan pola-pola lain, tetapi pembendaharaan kata anda minim. Dapat diibaratkan seperti belajar membaca, kita harus menghafal ke-26 abjad, setelah hafal baru kemudian dapat membaca, dan bahkan merangkai kata.

Identik dengan hal tersebut, belajar bahasa Inggris harus dimulai dari belajar menghafal lebih tepatnya memahami berbagai macam kosa kata –cara paling efektif untuk menghafal kosa kata adalah dengan cara menghafal kosa kata yang terdapat dalam lirik lagu!-. Dengan mengetahui banyak kosa kata, anda dapat mengerti pesan yang disampaikan suatu wacana, meskipun anda kurang memahami tensesnya.

Kemudian setelah anda memadai dalam pembendaharaan kata, saya menjamin 100% bahwa anda akan tertantang dengan sendirinya untuk mempelajari tenses. Kengintahuan tersebut akan timbul secara sendirinya, secara tiba-tiba dan melalui kesadaran, bukan dengan paksaan. Dan harus diperhatikan, bahwa proses memperkaya pembendaharaan kata harus dilakukan secara terus menerus. Jangan pernah timbul pada diri anda perasaan sudah cukup untuk memperkaya pembendaharaan kata.



















Demikian, semoga tulisan ini bermanfaat khususnya bagi saya pribadi, yang masih dalam proses menguasai bahasa Inggris. Diakhir tulisan, saya sisipkan puisi fenomenal yang dibuat oleh DR. Denis Waitley yang berjudul “Bila Anda Pikir Anda Bisa, Anda Pasti Bisa”

“Bila Anda Pikir Anda Bisa, Anda Pasti Bisa”


Anda Bisa Sukses, meski sekarang anda belum apa-apa
“Bila Anda PIkir Anda BIsa, Anda Pasti Bisa”
Bukan bakat anda, bukan kelahiran anda
Bukan simpanan anda di bank
Yang menentukan harga diri anda
Tapi sikap anda
“Bila Anda PIkir Anda BIsa, Anda Pasti Bisa”
Tidak perduli apakah Anda pernah sukses sebelumnya
Tak ada artinya sukses setengah-setengah
Capailah tujuan akhir anda
Jadi, cobalah lagi dan coba lagi
Sampai anda BERHASIL
“Bila Anda Pikir Anda BIsa, Anda Pasti Bisa”
Pegang teguh impian anda
Yakinkah hati anda
Bulatkan tekat sekeras baja
Anda pasti bisa meraihnya
“Bila Anda Pikir Anda BIsa, Anda Pasti Bisa”
Percayalah pada Tuhan
Itu berarti Anda telah setengah berhasil
Kemudian percayalah pada diri sendiri
Itu berarti anda telah dua pertiga berhasil
“Bila Anda Pikir Anda Bisa, Anda Pasti Bisa”



Fasilitas copy, ctrl + a, ctrl + c, dan klik kanan telah dimatikan (disable),
apabila hendak menyalin dan mendapatkan postingan ini
silahkan mendownload


Fullerena

Jumat, Maret 04, 2011

Hand phones, mobile phones, cell phone whatever we want to call them (and shouldn’t we all be calling them the same thing?) are electronic device used to make mobile telephone call across a wide geographic area. Which supported by many additional services and accessories, such as SMS (or text) messages, MMS messaging, e-mail, internet access, gaming, Bluetooth and infrared short range wireless communication, camera, multimedia player, radio and GPS. This device is very amazing because provide complete features to help us or to entertain us. You can imagine what will happen to our live, if for something reason we do not have hand phones.
Because of the wide function, Hand phone is the most popular gadget (device) in the world. Almost every people have this gadget, this is the reason why Cell Phone Company always develops new feature every time. Besides that, the feature of hand phone not only brings a change toward development for our live, but also brings toward decline. Do you know that hand phone changing our lives?

They change who we are”. The hand phone has indeed changed the way we behave. But perhaps we don’t realize how much we have become its slave. Survey which held by Siemens Mobile Survey, showing to us that in every country surveyed the majority polled said they would go back for their phone if they left it at home. If you’ve endured the traffic in Indonesia especially in Jakarta, you’ll know what kind of sacrifice some two-thirds of surveyed are making.” I can’t think of anything I would go back for”, except for wallet, or maybe to turn off the stove when we forget to do it.

(hand phones evolution)

And even if we remember to bring it, take it in our pocket, we’re still not happy (this situation really appears in teenager’s life). Many of us get anxious if it hasn’t rung or a text message hasn’t appear for a while (a while being about an hour or maybe about a minute!). Once again of those surveyed Indonesians (65%) and Filipinos (77%) get particularly jittery. It seems that every other user in Asia be glancing at the phone every few second. This statistic, I have to say is highly believable, and the instinct highly annoying. There’s nothing worse than chatting to someone who constantly checks his or her hand-phone. Like chatting in Mig33, Mini Friday, or maybe Facebook!

Then there’s the fact that mobile phones are not only enslaving the user, they’re trampling the rights of everyone else. Around a third of folk surveyed acknowledge they get so engrossed in mobile conversation that they’re often unaware of speaking loudly while discussing their private lives in public. Of course it will disturb other people around us. At least most of us agree on one thing, the increasing use of mobile phones has led to a decline us courtesy and considerate behavior.

The bottom line in here is that we are more than a little bit out of control. Mobile phones are great, and bring miracle to our live. But if we allow them to dominate our lives to this extent, it will be the serious disaster. You can imagine, interrupting conversations with those around us to take a call, staring at our phones rather than relating to the world and people around us, sending flirty text messages to random numbers, and maybe you will forget to pray to God. If that condition constantly happen in another 10 years, I assume that society as we know it will no longer exist. All we’ll see is a blur of digital data going out and having all the fun, socializing, falling in love and taking sneaky pictures of each other.

So don’t let Technology development (hand phones) enslave our live. Although the gadget is very useful for us, we must control our live to block the negative effect of using hand phones.

Selasa, Agustus 10, 2010


"A certain shopkeeper sent his son to learn about the secret of happiness from the wisest man in the world. The lad wandered through the desert for forty days, and finally came upon a beautiful castle, high atop a mountain. It was there that the wise man lived.

"Rather than finding a saintly man, though, our hero, on entering the main room of the castle, saw a hive of activity: tradesmen came and went, people were conversing in the corners, a small orchestra was playing soft music, and there was a table covered with platters of the most delicious food in that part of the world. The wise man conversed with everyone, and the boy had to wait for two hours before it was his turn to be given the man's attention.

"The wise man listened attentively to the boy's explanation of why he had come, but told him that he didn't have time just then to explain the secret of happiness. He suggested that the boy look around the palace and return in two hours."

'Meanwhile, I want to ask you to do something,' said the wise man, handing the boy a teaspoon that held two drops of oil. 'As you wander around, carry this spoon with you without allowing the oil to spill.' "The boy began climbing and descending the many stairways of the palace, keeping his eyes fixed on the spoon. After two hours, he returned to the room where the wise man was. " 'Well,' asked the wise man, 'did you see the Persian tapestries that are hanging in my dining hall? Did you see the garden that it took the master gardener ten years to create? Did you notice the beautiful parchments in my library?'"The boy was embarrassed, and confessed that he had observed nothing.

His only concern had been not to spill the oil that the wise man had entrusted to him. " 'Then go back and observe the marvels of my world,' said the wise man. 'You cannot trust a man if you don't know his house.' "Relieved, the boy picked up the spoon and returned to his exploration of the palace, this time observing all of the works of art on the ceilings and the walls. He saw the gardens, the mountains all around him, the beauty of the flowers, and the taste with which everything had been selected. Upon returning to the wise man, he related in detail everything he had seen."

'But where are the drops of oil I entrusted to you?' asked the wise man. "Looking down at the spoon he held, the boy saw that the oil was gone. " 'Well, there is only one piece of advice I can give you,' said the wisest of wise men. 'The secret of happiness is to see all the marvels of the world, and never to forget the drops of oil on the spoon.' "

Minggu, Juni 28, 2009


Ungkapan cinta yang paling dasar dimulai dari subuah Kalimat "I love you". Namun, kalimat "I love you" berbeda pada setiap bahasa, Berikut ini adalah kalimat "I love you" dalam berbagai bahasa.






Indonesia - Aku cinta padamu
Kanada - Naanu ninna preetisuttene
Kapampangan - Kaluguran daka
Kiswahili - Nakupenda
Konkani - Tu magel moga cho
Korea - Sarang Heyo

Latin - Te amo
Latvian - Es tevi miilu
Lebanese - Bahibak
Lithuanian - Tave myliu
Malay - Saya cintakan mu / Aku cinta padamu
Malayalam - Njan Ninne Premikunnu
Mandarin Chinese - Wo ai ni
Marathi - Me tula prem karto
Mohawk - Kanbhik
Moroccan - Ana moajaba bik
Nahuatl - Ni mits neki
Navaho - Ayor anosh'ni
Norwegian - Jeg Elsker Deg
Pandacan - Syota na kita!!
Pangasinan - Inaru Taka
Papiamento - Mi ta stimabo
Persian - Doo-set daaram
Pig Latin - Iay ovlay ouyay
Polish - Kocham Ciebie
Portugal - Eu te amo
Romanian - Te ubesk
Russian - Ya tebya liubliu
Ukrainian - Ya tebe kahayu
Urdu - mai aap say pyaar karta hoo
Vietnamese - Anh ye^u em (untuk perempuan)
Vietnamese - Em ye^u anh (untuk laki-laki)
Welsh - 'Rwy'n dy garu
Yiddish - Ikh hob dikh
Yoruba - Mo ni fe
Tagalog - Mahal kita
Taiwanese - Wa ga ei li
Tahitian - Ua Here Vau Ia Oe
Tamil - Nan unnai kathalikaraen
Telugu - Nenu ninnu premistunnanu
Thai - Chan rak khun (to male)
Thai - Phom rak khun (to female)
Turkish - Seni Seviyorum
Kalimat "I Love You".Memang memiliki kalimat yang berbeda-beda pada setiap bahasa, tetapi tetap memiliki pengertian, maksud dan tujuan yang sama.


Yuk Taaruf









Nur Abdillah Siddiq
Mahasiswa Jurusan Fisika ITS, sedang menggeluti Fiber Optik dan dunia pengembangan diri. Berusaha mengabdi dan memberikan kontribusi nyata pada agama Islam, Negara Indonesia, dan Orang Tua Tercinta (H. Fajar Rahman dan Hj. Sri Tumiasih).

Blog ini adalah website pribadi Nur Abdillah Siddiq. Diberdayakan oleh Blogger.

Translate

Popular Posts

Yuk Baca !

Yuk Baca !